Baca Juga: Pilar Saga Ingatkan 54 Lurah Tangsel: Integritas Bukan Sekadar Materi, Harus Jadi Pedoman Kerja
Kepala DLH Tangsel Bani Khosyatulloh mengatakan pemeriksaan mencakup kondisi lapangan, aktivitas pengelolaan, jenis dan kapasitas sampah, serta sarana dan prasarana lingkungan.
Pemeriksaan juga diarahkan pada aspek administrasi, termasuk persetujuan lingkungan, perizinan atau persetujuan teknis yang dipersyaratkan, serta kesesuaian kegiatan dengan tata ruang.
Aktivitas pembakaran sampah yang menjadi perhatian dalam pemberitaan juga akan diverifikasi. DLH akan melihat jenis kegiatan, metode atau teknologi pengolahan, sumber dan karakteristik sampah, serta pengendalian emisi dan residu.
Aspek pengelolaan air lindi, sistem drainase, pengamanan timbunan sampah, serta potensi masuknya sampah atau pencemar ke badan Sungai Cisadane juga masuk dalam ruang pemeriksaan yang disampaikan DLH.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel juga menyatakan akan mengecek kondisi TPST Abu & Co serta status perizinan dan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
Baca Juga: Tangsel Perkuat Penanganan Stunting, 879 Anak Terindikasi hingga Agustus 2026
Jika verifikasi menemukan ketidaksesuaian, DLH menyatakan tindak lanjut akan diberikan berdasarkan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Untuk saat ini, proses pemeriksaan pemerintah dan kajian Kawali Tangsel masih berlangsung. Sementara itu, Abu & Co menyatakan kesiapan untuk memberikan data dan keterangan yang diperlukan.
Hasil verifikasi pemerintah dan kajian pihak terkait nantinya menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas TPST Abu & Co kepada masyarakat.
(***)
Artikel Terkait
Perkuat Budaya Integritas, Benyamin Minta Keluarga Lurah Jadi Benteng Antikorupsi di Tangsel
Perkuat Budaya Integritas Pemkot Tangsel, Bambang: Jangan Berhenti di Kantor, Mulai dari Keluarga
124 Perkara Inkracht, Kejari Tangsel Musnahkan Puluhan Kilogram Narkotika hingga Senjata Api
Satpol PP Tangsel Segel Gardu Listrik PT Xanhsm Green SM Usai Sidak DPRD
Tangsel Perkuat Penanganan Stunting, 879 Anak Terindikasi hingga Agustus 2026