Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno di Pamulang Square Diserbu Ribuan Warga, KADIN Tangsel dan IKABOGA Perkuat Kolaborasi Pangan Nusantara

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:23 WIB
Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian budaya kuliner nasional ini menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, komunitas kuliner, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian budaya kuliner nasional ini menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, komunitas kuliner, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.

Pamulang, bidiktangsel. com Festival Kuliner Nusantara "Bulan Bung Karno" yang digelar di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan, resmi dibuka pada Jumat (12/6/2026).

Ribuan warga memadati lokasi acara sejak pagi hingga malam hari untuk menikmati beragam kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia yang ditampilkan dalam festival yang berlangsung hingga 14 Juni 2026 tersebut.

Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian budaya kuliner nasional ini menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, komunitas kuliner, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pilar Saga Ichsan Ajak Warga Tangsel Berikan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Festival secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata SB Wiryanti Sukamdani, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning Proletariyati, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Banten Yulius Setiarto, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan Wanto Sugito, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, jajaran anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan dan Provinsi Banten, Camat Pamulang Mukroni, Ketua KADIN Tangerang Selatan Marhadi, serta para tamu undangan dan kader PDI Perjuangan.

Ragam makanan tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia menjadi daya tarik utama festival. Stan-stan kuliner yang dikelola oleh pelaku UMKM, anggota Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA), dan komunitas kuliner lokal dipadati pengunjung yang ingin mencicipi cita rasa khas Nusantara.

Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM, menegaskan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno di Pamulang, Hasto Kristiyanto Dorong Indonesia Jadi Pemimpin Kuliner Dunia

"Kami dari KADIN Tangerang Selatan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno ini. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha, organisasi profesi seperti IKABOGA, pemerintah, dan masyarakat dapat bersinergi untuk mengangkat potensi pangan lokal Indonesia," ujar Marhadi saat diwawancarai secara doorstop di lokasi acara.

Menurutnya, kekayaan pangan Nusantara memiliki nilai ekonomi yang besar apabila terus dikembangkan dan dipromosikan secara berkelanjutan.

"Melalui festival ini, kita tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. KADIN Tangsel berkomitmen mendorong kolaborasi yang lebih luas agar produk pangan lokal mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," katanya.

Baca Juga: Bahlil Sentil Kenerja Kementerian Perumahan di Depan Wajah Prabowo

Marhadi juga menilai tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama menjadi indikator kuat bahwa kuliner Nusantara tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.

"Ribuan warga yang hadir hari ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mencintai produk pangan lokal. Ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan warisan kuliner bangsa sebagai bagian dari identitas nasional," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X