Pamulang, bidiktangsel. com – Festival Kuliner Nusantara "Bulan Bung Karno" yang digelar di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan, resmi dibuka pada Jumat (12/6/2026).
Ribuan warga memadati lokasi acara sejak pagi hingga malam hari untuk menikmati beragam kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia yang ditampilkan dalam festival yang berlangsung hingga 14 Juni 2026 tersebut.
Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian budaya kuliner nasional ini menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, komunitas kuliner, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
Festival secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata SB Wiryanti Sukamdani, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning Proletariyati, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Banten Yulius Setiarto, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan Wanto Sugito, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, jajaran anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan dan Provinsi Banten, Camat Pamulang Mukroni, Ketua KADIN Tangerang Selatan Marhadi, serta para tamu undangan dan kader PDI Perjuangan.
Ragam makanan tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia menjadi daya tarik utama festival. Stan-stan kuliner yang dikelola oleh pelaku UMKM, anggota Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA), dan komunitas kuliner lokal dipadati pengunjung yang ingin mencicipi cita rasa khas Nusantara.
Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM, menegaskan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Kami dari KADIN Tangerang Selatan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap Festival Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno ini. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha, organisasi profesi seperti IKABOGA, pemerintah, dan masyarakat dapat bersinergi untuk mengangkat potensi pangan lokal Indonesia," ujar Marhadi saat diwawancarai secara doorstop di lokasi acara.
Menurutnya, kekayaan pangan Nusantara memiliki nilai ekonomi yang besar apabila terus dikembangkan dan dipromosikan secara berkelanjutan.
"Melalui festival ini, kita tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. KADIN Tangsel berkomitmen mendorong kolaborasi yang lebih luas agar produk pangan lokal mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," katanya.
Baca Juga: Bahlil Sentil Kenerja Kementerian Perumahan di Depan Wajah Prabowo
Marhadi juga menilai tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama menjadi indikator kuat bahwa kuliner Nusantara tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.
"Ribuan warga yang hadir hari ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mencintai produk pangan lokal. Ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan warisan kuliner bangsa sebagai bagian dari identitas nasional," tambahnya.
Artikel Terkait
TNI AD Tegaskan Penertiban Rumah Dinas di Lenteng Agung dengan Cara yang Persuasif dan Sesuai Ketentuan Hukum
Viral Damkar Diduga Pasok Air ke Rumah Pejabat di Medan saat Warganya Alami Krisis, Sampai Digeruduk Emak-emak
Pemkot Tangsel Latih 50 Pemuda Paku Jaya Jadi Content Creator, Dorong Kemandirian Ekonomi Digital
Kemnaker dan LAN Perkuat MagangHub, Lulusan Perguruan Tinggi Dibekali Kompetensi Hadapi Era AI
Dasco: Saham BCA Sedang Murah, Silakan Dibeli Asal Lewat Mekanisme Pasar