Bintaro — Seorang wanita bernama Serlina akhirnya angkat bicara terkait insiden yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada 20 Desember 2025.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah dirinya diduga diviralkan oleh seorang pengguna media sosial bernama Shellysoju.
Didampingi kuasa hukumnya, Indra Firmansyah Lubis,SH., MH., Serlina menyampaikan klarifikasi di hadapan awak media untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar dan telah merugikan reputasi serta kondisi mentalnya.
“Perkenalkan, nama saya Serlina. Saya seorang agen properti yang sempat diviralkan di media sosial atas kasus yang mencemarkan nama baik saya,” ujar Serlina saat memberikan keterangan pers.
Menurut Serlina, kejadian bermula pada malam ulang tahunnya, 20 Desember 2025. Saat itu ia baru saja selesai makan malam bersama empat temannya sebelum diajak ke sebuah klub malam di kawasan PIK, yakni Peak Black Hole.
Baca Juga: TASPEN Berhasil Salurkan THR 2026 ke 97 Persen Penerima dari 3,2 Juta Peserta Pensiun
Di lokasi tersebut, ia mengaku duduk di depan sofa yang ditempati Shellysoju bersama dua temannya dan seorang pria yang disebut sebagai suami Shellysoju.
Serlina menegaskan dirinya tidak pernah mengenal ataupun memiliki hubungan dengan pasangan tersebut.
“Saya tidak pernah kenal beliau sebelumnya. Bahkan saya juga tidak tahu siapa suaminya dan tidak pernah berkenalan,” kata Serlina.
Ia menjelaskan, interaksi yang terjadi pada malam itu sangat singkat. Salah satu teman Shellysoju yang bernama Nathan sempat meminta akun Instagram miliknya. Setelah itu, menurutnya tidak ada percakapan lebih lanjut.
Namun, keesokan harinya ia justru mendapati dirinya telah menjadi viral di media sosial.
Serlina mengaku akunnya ditandai dalam unggahan yang berisi berbagai tuduhan dan makian. Bahkan akun Instagram miliknya yang digunakan untuk memasarkan properti ikut diserang komentar negatif.
Baca Juga: SMSI Tangsel Kembali Gelar Jumat Berbagi Takjil 1447 H di Depan Balaikota
“Banyak hinaan yang saya terima. Saya disebut penipu, ani-ani, dan berbagai kata kasar lainnya. Hal itu sangat merugikan saya secara emosional dan mental,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Padahal Bertujuan Menurunkan Angka Stunting, Warganet Geram dengan Dugaan Menu MBG Bumil yang Viral di Medsos
Viral Orang Tua Siswa di Karawang Tunjukkan MBG Daging Sapi: Ini Ada Dua, Tipis Banget
Selalu Ada Roti di Menu Kering saat Ramadan, Siswa Ini Sebut Top 3 Makanan MBG yang Sering Diterima
Pantau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Wamendag: Cabai Rawit Naik Drastis Jadi Rp101 Ribu
Wamendag Tinjau Harga Sembako di Pasar Ciputat, Pemkot Tangsel Siapkan Langkah Kendalikan Inflasi