Pondok Aren - Runtuhnya pembatas kali di kawasan permukiman padat warga Jalan Kebon Kopi, Kelurahan Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, hingga kini belum mendapat penanganan dari dinas terkait.
Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga dan berpotensi menimbulkan korban baru.
Peristiwa bermula pada Kamis sore (22/1/2026), sekitar pukul 16.00 WIB, saat warga di sekitar lokasi mendengar suara retakan keras dari area lahan di samping rumah warga.
Baca Juga: Ruang Kelas SMAN 4 Tangsel Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Terganggu
Awalnya, suara tersebut dikira berasal dari buah kelapa yang jatuh. Namun setelah dicek, tanah di sekitar bantaran kali justru terlihat bergerak dan mengalami retak serius.
“Awalnya dikira suara kelapa jatuh, tapi bunyinya terus-menerus. Setelah dilihat, tanah sudah mulai bergeser,” ujar salah satu saksi di lokasi, Minggu (25/1/2026).
Seiring waktu, pergerakan tanah semakin meluas. Hingga malam hari, panjang lahan yang amblas mencapai sekitar 12 meter.
Hasil penelusuran warga menemukan bahwa turap atau pembatas kali yang berada tepat di samping rumah dalam kondisi retak dan berlubang. Kerusakan tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama terjadinya erosi tanah di bawah permukaan.
Baca Juga: HOAKS: Kemenkeu Pastikan Post Medsos yang Sebut 200 T Menguap di Himbara adalah Berita Bohong
Pembatas kali yang runtuh membuat struktur tanah kehilangan tumpuan, sehingga amblas dan mengancam bangunan di sekitarnya.
Lokasi kejadian diketahui berada di lingkungan padat penduduk, dengan aktivitas warga yang cukup tinggi setiap hari.
Meski peristiwa ini telah terjadi lebih dari satu pekan, hingga kini belum terlihat adanya langkah perbaikan maupun pengamanan dari dinas teknis terkait. Warga mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut, namun belum mendapat respons resmi.
“Kami khawatir kalau dibiarkan, apalagi hujan masih sering turun. Jangan sampai menunggu ada korban baru baru ditangani,” kata warga setempat.
Artikel Terkait
Tak Becus Kelola Sampah, Praktisi Hukum: Wali Kota Tangsel Terancam Pidana 10 Tahun
Selebgram Lula Lahfah Disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Jakarta, Reza Arap Hadir dengan Kenakan Sweater Hitam
Perumahan di Sukawangi Bekasi Dilanda Banjir, Warga Terpaksa Mengungsi Setelah Air Kian Meninggi
IFG Tegaskan Agenda Transform Business 2026, Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Reza Arap Menangis Pilu Atas Kepergian Lula Lahfah, Cerita Tentang Ketulusan Hati sang Kekasih Kini Tinggal Kenangan