Ruang Kelas SMAN 4 Tangsel Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Terganggu

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 26 Januari 2026 | 10:31 WIB
Genangan juga meluas ke koridor dan lorong antar kelas, sehingga membuat lantai licin dan berpotensi membahayakan siswa
Genangan juga meluas ke koridor dan lorong antar kelas, sehingga membuat lantai licin dan berpotensi membahayakan siswa

Serpong, bidiktangsel.com - Sejumlah ruang kelas di SMAN 4 Kota Tangerang Selatan terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan. 

Kondisi tersebut mengganggu aktivitas belajar mengajar dan memaksa sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) demi keselamatan warga sekolah.

Saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (24/1/2026), Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Banten, H. Adang Abdurahman, menyampaikan bahwa beberapa SMA Negeri di wilayah Banten melaporkan perubahan pola pembelajaran akibat bencana alam banjir.

Baca Juga: HOAKS: Kemenkeu Pastikan Post Medsos yang Sebut 200 T Menguap di Himbara adalah Berita Bohong

“Hari ini beberapa SMA Negeri melaporkan melakukan pembelajaran jarak jauh karena kejadian alam banjir,” ujar Adang.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif guna menjaga keamanan dan keselamatan murid, guru, serta tenaga kependidikan dari risiko yang ditimbulkan banjir.

Ia menegaskan, kepala sekolah diberikan kewenangan untuk mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi PJJ dengan tetap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Kantor Cabang Dinas (KCD), serta pengawas sekolah. 

Baca Juga: Ratusan Warga Rempang hingga Pulau Nguan Padati RSKI Galang, Antusias Ikuti Seminar Otak Bersama Dokter Pertama Operasi Batang Otak di Indonesia

Selain itu, sekolah juga diminta terus berkoordinasi dengan instansi terkait di sekitar lingkungan sekolah.

Adang menjelaskan, SMAN 4 Kota Tangsel sejak semalam terus melaporkan kenaikan debit air banjir di area sekolah, termasuk langkah antisipasi yang dilakukan hingga penerapan PJJ. 

Informasi tersebut juga disampaikan secara berkala kepada orang tua siswa melalui wali kelas masing-masing.

Sementara itu, dikutip dari radarbanten, air menggenangi beberapa ruang kelas dengan ketinggian bervariasi. Genangan juga meluas ke koridor dan lorong antar kelas, sehingga membuat lantai licin dan berpotensi membahayakan siswa serta tenaga pendidik.

Baca Juga: Perkuat Budaya Publikasi Ilmiah, KGPP Gelar Coaching Clinic Daring Nasional

Sejumlah meja dan kursi terlihat terendam air. Bahkan, sebagian peralatan sekolah terpaksa dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X