Pemkot Tangsel Lakukan Pengangkutan Sampah Secara Bertahap, Pastikan Penanganan Berjalan Terkendali

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 19 Desember 2025 | 15:37 WIB
pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan
pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan

Ciputat, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan berkelanjutan terkait persoalan sampah.

Pengangkutan dilakukan dengan memaksimalkan 27 armada baru pengangkut sampah dan 54 amrol yang disebar di 7 kecamatan.

Baca Juga: Influencer Vilmei Ceritakan Warga di Aceh Tamiang yang Tak Menyerah Meski Wilayahnya Hancur Diterjang Banjir Bandang

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin menjelaskan penanganan sampah dilakukan secara bertahap. Setiap harinya dilakukan pengangkutan di simpul-simpul penumpukan sampah.

"Pengangkutan sampah kami lakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas armada dan lokasi tempat pembuangan sementara. Yang terpenting, prosesnya terus berjalan dan kami pastikan tidak berhenti sampai kondisi kembali normal,” ujarnya pada Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, langkah ini bersamaan dengan upaya penataan yang tengah dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Mulai dari pembangunan terasering agar tidak longsor ke anak kali Cirompang, beronjong di landfill 3, pembukaan akses jalan menuju landfill 4 dan pembebasan lahan untuk pembangunan hanggar Material Recovery Facility (MRF).

Baca Juga: Murahnya Harga Durian di Tapanuli Tengah Pascabanjir, Warganet Ingatkan Pembeli Tak Lagi Menawar: Kalau Bisa Dibeli Lebih Mahal

Kedepan kata Asep, Pemkot Tangsel akan memindahkan paradigma dengan mengutamakan pengelolaan sampah sejak dari hulu. Mulai dari peningkatan edukasi dan sosialisasi pilah sampah, TPS3R, hingga Bank Sampah.

Setelah itu, pengelolaan sampah di hilir harus menggunakan teknologi, salah satunya Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Asep juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama dan mendukung upaya pemerintah dengan mengelola sampah sejak dari rumah, termasuk memilah sampah organik dan anorganik.

Baca Juga: Momen Bahagia Tak Bisa Ditunda, Pasangan di Aceh Tamiang Ini Langsungkan Pernikahan di Pengungsian

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan secara jangka panjang.

Dengan langkah pengangkutan bertahap yang terus dilakukan, Pemkot Tangsel optimistis kondisi kebersihan kota akan segera kembali normal, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata ke depannya. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X