Pilar Saga Tinjau Penataan Kampung Kumuh Bambu Apus: Pastikan Kualitas Infrastruktur dan Libatkan Warga

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 7 November 2025 | 15:36 WIB

Baca Juga: Caretaker Kadin Tangsel Tegaskan Netralitas Organisasi dan Dorong Kompetisi Sehat Antar Kandidat Ketua

Infrastruktur Ramah Lingkungan

Program penataan di Bambu Apus tak hanya fokus pada jalan dan drainase, tetapi juga meliputi pemasangan paving block, pengaspalan, dan pembuatan empat sumur resapan berdiameter satu meter dengan kedalaman tiga meter. 

Pembangunan sumur resapan ini menjadi bagian penting dalam strategi pengendalian genangan air di kawasan padat penduduk.

Pilar menekankan agar setiap pekerjaan memenuhi standar mutu tinggi. Ia meminta kontraktor memastikan paving block dipadatkan dengan pasir agar tidak mudah rusak, serta melakukan uji efektivitas saluran air saat hujan deras.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Segera Lakukan Peremajaan Truk Sampah: Armada Baru Siap Angkut Lindi dan Tingkatkan Kebersihan Kota

“Kualitas harus dijaga. Paving block yang belum kokoh harus segera diperbaiki. Saat hujan besar nanti, aliran airnya harus dicek kembali apakah pembuangannya efektif atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, Pilar juga menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk membantu normalisasi sungai apabila ditemukan hambatan aliran air di lapangan.

Tangsel Terang dan Partisipasi Warga

Tidak hanya fokus pada drainase dan jalan, Pemkot Tangsel juga menambah 50 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya di kawasan tersebut sebagai bagian dari program “Tangsel Terang”.

Baca Juga: Tangsel Siap Kolaborasi Lintas Daerah Atasi Sampah Sebelum PSEL Jatiwaringin Rampung

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.

Pilar turut mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga hasil pembangunan, terutama dalam perawatan saluran air agar tidak tersumbat sampah. Ia meminta camat dan lurah setempat menjadi mediator apabila muncul persoalan sosial terkait pembukaan saluran air di lingkungan perkampungan.

“Saya mengimbau warga, kita ini satu keluarga besar Tangerang Selatan. Jadi harus saling membantu, terutama menjaga saluran air karena alirannya pasti terhubung antarwilayah,” kata Pilar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X