Artikel - Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kemudahan transaksi tanpa uang tunai, pemahaman anak-anak tentang nilai dan makna uang sering kali terlupakan.
Melihat fenomena ini, mahasiswa Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Akuntansi S1 tergerak untuk turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Membangun Kesadaran Anak Terhadap Pentingnya Nilai & Makna Uang Rupiah Melalui Pendekatan Kreatif Sebagai Langkah Awal Untuk Menumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini.”
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 15.00–18.00 WIB di Taman Baca PEKA Pamulang, diikuti dengan penuh antusias anak-anak binaan taman baca.
Empat mahasiswa dari Prodi Akuntansi UNPAM terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap nilai dan makna uang Rupiah, serta menanamkan literasi keuangan dasar sejak usia dini melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif dan interaktif.
Belajar Uang Lewat Aktivitas Kreatif
Berbeda dari kegiatan belajar konvensional, mahasiswa menggunakan pendekatan kreatif dan interaktif agar anak-anak mudah memahami.
Salah satu kegiatan yang paling menarik adalah menempelkan gambar pecahan uang Rupiah dan tokoh pahlawan yang terdapat di dalamnya.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Dengan lem dan kertas uang-uangan, anak-anak dibantu mahasiswa menempelkan gambar uang dan mencocokkannya dengan nama pahlawan nasional yang terpampang di setiap pecahan Rupiah. Dari Dr. (H.C) Ir. Soekarno hingga Tjut Meutia, anak-anak belajar bahwa setiap tokoh di dalam uang Rupiah memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan penjelasan ringan tentang fungsi uang, pentingnya menabung, dan cara menggunakan uang secara bijak. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya mengenal uang sebagai alat tukar, tetapi juga memahami nilai perjuangan dan tanggung jawab di baliknya.
Menumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Menurut perwakilan mahasiswa, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata dari dunia pendidikan tinggi kepada masyarakat.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa uang bukan hanya untuk dibelanjakan, tetapi juga harus dikelola dengan bijak. Dengan mengenal tokoh-tokoh dalam uang Rupiah, mereka juga belajar tentang sejarah dan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.
Artikel Selanjutnya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ancam Tangkap Penolak Kebijakan Larangan Impor Pakaian Bekas Ilegal
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ancam Tangkap Penolak Kebijakan Larangan Impor Pakaian Bekas Ilegal
Wali Kota Benyamin Dorong UMKM Tangsel Naik Kelas Lewat Bantuan Permodalan dan Sertifikasi Halal
Pemprov Banten Batasi Jam Operasional Truk Tambang, Berlaku di Seluruh Wilayah Mulai 28 Oktober
Pilar Saga Ichsan Resmi Nahkodai Karang Taruna Tangsel, Siap Kolaborasi Dukung Program Pemerintah Daerah
Andika Hazrumi Dorong Karang Taruna Tangsel Prioritaskan Program Kepemudaan