Uten juga mempertanyakan transparansi penggunaan dana besar yang disetorkan oleh para calon ketua kepada panitia penyelenggara.
“Berapa sih biaya sewa gedung dan konsumsi satu hari kegiatan? Gak mungkin habis sampai satu miliar. Jadi kemana uang itu dipakai? Usut tuntas itu! Jangan biarkan peristiwa yang merugikan para pengusaha Tangsel terulang lagi,” tandasnya.
Ia juga menyerukan agar para pengusaha Tangsel lebih berani dan cerdas dalam menuntut transparansi serta profesionalisme dari penyelenggara.
“Pengusaha Tangsel jangan jadi penakut di rumah sendiri. Kalau ada yang salah, laporkan. Ini untuk kebaikan dan marwah dunia usaha Tangsel ke depan,” pungkasnya.
Uten bahkan mempertegas kembali sikapnya. “Jika dalam waktu seminggu ini tak ada informasi kapan Mukota dilanjutkan, pihak-pihak yang dirugikan wajib melaporkan ke polisi,” tegasnya.
(***)
Artikel Terkait
Proyek PSEL Tangerang Selatan Gagal Terlaksana, Pemerintah Alihkan ke PSEL Terpadu Jatiwaringin
Muskot IV Kadin Tangsel Tekankan Persatuan dan Regenerasi Pengusaha Muda untuk Kemajuan Daerah
Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan: Muskot IV Kadin Tangsel Momentum Regenerasi dan Penguatan Iklim Investasi Daerah
Pemkot Tangsel Ikuti Evaluasi SAKIP 2025: Pilar Tekankan Program Berdampak ke Masyarakat
Pilar Ajak Warga Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong dengan Jumat Bersih