Baca Juga: Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Berproses, DCKTR Kota Tangsel Tegaskan Komitmen Pengawasan
Tindak Lanjut dan Penanganan Dini
Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan siswa yang mengalami masalah kesehatan, mereka akan dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pemkot Tangsel menanggung sepenuhnya biaya pemeriksaan dan pengobatan lanjutan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan pelajar.
“Siswa yang tidak sehat akan kita rujuk ke Puskesmas terdekat, dengan penanganan yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah daerah. Medical record hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penanganan di fasilitas kesehatan,” jelas Benyamin.
Baca Juga: Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Menyisakan Polemik, Pemkot Tangsel Tegaskan Pengawasan Ketat
Target Rampung Sebelum Akhir Tahun
Program ini ditargetkan selesai sebelum Desember 2025, dengan pelaksanaan pemeriksaan di setiap sekolah dilakukan selama tiga hari.
Jadwal disesuaikan dengan jumlah tenaga medis yang tersedia di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Pemkot Tangsel juga menjamin bahwa kegiatan ini akan menyasar seluruh pelajar tanpa terkecuali.
Melalui program CKG, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap dapat meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak dini, sekaligus memperkuat basis data kesehatan pelajar sebagai langkah strategis untuk pencegahan dan deteksi dini penyakit di kalangan generasi muda.
(***)
Artikel Terkait
Wabup Najib Hamas Bangun Komitmen Bersama Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Gubernur Banten Andra Soni: Perkuat Komunikasi dan Kerja Kolektif
Wali Kota Tangsel Tekankan Profesionalisme dan Kepercayaan Publik dalam Seleksi Direksi PITS
Porseka 2025 Resmi Digelar, Pemkot Tangsel Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045
DJP dan Dukcapil Resmi Integrasikan NIK untuk Layanan Perpajakan, Perkuat Reformasi Administrasi Negara