Aksi Damai Warga di SMAN 10 Tangsel Tuntut Prioritas Zonasi: Lurah Sawah Baru Redam Ketegangan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 26 Juni 2025 | 15:40 WIB
Menggelar aksi damai di depan SMAN 10 Tangsel
Menggelar aksi damai di depan SMAN 10 Tangsel

BidikTangsel.com – Tangerang Selatan, Puluhan warga yang tergabung dari RW007, RW 008, dan RW010 Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, menggelar aksi damai di depan SMAN 10 Tangsel, Kamis (26/6). 

Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, khususnya jalur zonasi, yang dianggap tidak mengakomodasi calon siswa yang berdomisili sangat dekat dengan sekolah.

Baca Juga: Transportasi Publik Tangsel Segera Diperbaharui, Pemkot Siapkan 33 Trayek Baru hingga Modernisasi Armada

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan bahwa sistem zonasi saat ini tidak sepenuhnya berpihak pada anak-anak dari lingkungan sekitar sekolah. 

Koordinator aksi, Saiful Bachri, menyoroti adanya anak yatim yang tinggal hanya 300 meter dari SMAN 10 Tangsel namun tidak lolos seleksi karena kalah bersaing dalam nilai akademik.

“Sekolah ini berdiri di tengah-tengah lingkungan kami. Namun, anak-anak kami malah tidak diterima hanya karena eliminasi nilai. Kami hanya minta keadilan agar sekolah ini menerima warga sekitar,” ujar Saiful saat diwawancarai.

Baca Juga: Lansia Harus Diberi Kesempatan Berkarya, Bukan Jadi Beban Negara: Seruan Ketua BP Lansia Jakarta

Ketegangan Mereda Setelah Kehadiran Lurah Sawah Baru

Situasi sempat memanas hingga akhirnya menjadi kondusif setelah Lurah Sawah Baru Ciputat, Muslim, SE, hadir di lokasi dan berdialog langsung dengan perwakilan warga dan pihak sekolah. 

Dalam pertemuan singkat yang penuh keakraban namun tegas, Muslim menyampaikan harapan agar pihak sekolah bisa memperhatikan dan mengupayakan aspirasi warga.

“Lingkungan ini mohon diperhatikan dan diupayakan secara maksimal...” ujar Muslim disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Baca Juga: Kejati Banten: “Kasus Tetap Berjalan”, Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Sampah DLHK Tangsel Picu Kecurigaan Publik

Respons Kepala Sekolah SMAN 10 Tangsel

Kepala SMAN 10 Tangsel, Drs. Usman, M.Pd., yang turut menemui warga, menjelaskan bahwa sekolah hanya menjalankan aturan dari petunjuk teknis (juknis) PPDB yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X