“Dari aspek kewilayahan, kita harus terus berinovasi agar tanggap dan siaga terhadap potensi bencana. Aspirasi sekecil apa pun dari warga harus menjadi bahan pertimbangan, apalagi jika berkaitan dengan peningkatan kualitas wilayah,” ujarnya.
Doddy juga mengajak warga yang memiliki keahlian di bidang tertentu untuk tidak ragu berbagi ilmu dengan masyarakat luas, dalam semangat gotong royong dan pemberdayaan.
Fokus pada UMKM dan Ketahanan Pangan
Sebagai kelurahan yang aktif mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, saat ini Benda Baru juga tengah fokus pada penguatan program UMKM dan ketahanan pangan.
Baca Juga: Bupati Dewi Hadiri Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis, Pandeglang Fokus Atasi Stunting
Dukungan terhadap pelaku usaha mikro dan upaya pemanfaatan lahan pekarangan untuk pangan mandiri menjadi agenda prioritas di tahun 2025.
Langkah ini sejalan dengan visi Kota Tangerang Selatan untuk menciptakan kelurahan-kelurahan yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dengan raihan peringkat ke-2 sebagai kelurahan terbaik se-Kota Tangerang Selatan, Benda Baru telah menunjukkan bahwa kerja kolektif dan inovasi adalah kunci keberhasilan pembangunan wilayah.
Melalui komitmen kuat Lurah Doddy Dores dan seluruh unsur masyarakat, Benda Baru kini menjadi contoh nyata transformasi kelurahan yang progresif dan berorientasi pada pelayanan prima.
(***)
Artikel Terkait
Tragedi di Apartemen: Seorang Pria Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Prabowo Subianto Berduka Atas Wafatnya Eddie Nalapraya, Tokoh Sentral Pencak Silat Indonesia Era 1980-an
Pemkot Tangsel Siapkan Tiga Lahan Strategis untuk Perluas Program Makan Bergizi Gratis
Panen Jagung Pulut di Kabupaten Tangerang: Simbol Ketahanan Pangan dan Harapan Petani Lokal
Bupati Tangerang Peringati Hari Bumi 2025 dengan Tanam 2.000 Mangrove dan Lepas 100 Mimi di Pesisir Mauk