Ciputat, bidiktangsel.com — Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Kosgoro Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, Jumat (2/5).
Mereka menyuarakan kritik keras terhadap lambannya penanganan berbagai kasus yang dinilai menyangkut kepentingan publik, serta menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah daerah serta aparat penegak hukum.
Dalam aksi yang berlangsung damai namun penuh semangat itu, para mahasiswa membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan, seperti “Usut Tuntas Kasus yang Mandek” dan “Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Janji”.
Mereka menilai, beberapa isu strategis yang menyangkut hak publik belum mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang.
Salah satu orator aksi, Agus, menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan sikap tegas dari pemerintah dan penegak hukum dalam menyelesaikan kasus-kasus yang berkaitan dengan pelayanan publik, tata kelola anggaran, dan keterbukaan informasi.
Baca Juga: Peringatan Hardiknas 2025 di Tangsel: Dorong Inklusivitas Pendidikan dan Inovasi Anak Bangsa
“Jika Pemkot Tangsel dan aparat hukum tidak segera bertindak dan menuntaskan persoalan ini, maka kita semua akan terus menjadi saksi dari ketidakadilan yang sistemik,” ujar Agus dalam orasinya.
Aksi ini tidak hanya menjadi saluran aspirasi, tetapi juga bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
Mahasiswa Kosgoro menilai bahwa Pemkot Tangsel perlu menunjukkan komitmen nyata dalam menanggapi berbagai persoalan yang mencuat di tengah masyarakat, termasuk dugaan penyimpangan anggaran dan penundaan penyelesaian proyek publik.
Baca Juga: Mahasiswa Kosgoro Tangsel Desak Transparansi dan Penegakan Hukum dalam Dugaan Korupsi DLH
Agus menambahkan, “Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyampaikan keluhan, tetapi untuk menagih janji politik dan amanah konstitusional yang seharusnya dijalankan secara adil dan terbuka.”
Menariknya, dalam penghujung aksi, mahasiswa menegaskan bahwa gerakan mereka tidak akan berhenti pada hari ini saja.
Mereka menyatakan siap menggelar aksi lanjutan jika pemerintah dan aparat hukum tidak menunjukkan progres konkret dalam merespons tuntutan mereka.
Artikel Terkait
Pengelola Cordoba Harus Berkolaborasi Demi Pembenahan Kawasan Kuliner BSD
Jelang Purna Tugas, Ratu Tatu Chasanah Raih Apresiasi dari Serikat Buruh Kabupaten Serang
Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Penataan Ruang Terpadu Demi Mitigasi Banjir
Xiaomi TV A Pro Series 2026 Siap Meluncur 5 Mei: Smart Living dan Pengalaman Menonton Imersif Kini Lebih Terjangkau
Sejarah Hari Buruh Internasional 1 Mei: Dari Tragedi Haymarket Hingga Simbol Perjuangan Pekerja Dunia