Pemkot Tangsel Cari Solusi Banjir di Jalan Gelatik dan Anwa Residence Bintaro, Camat Ciputat: Harus Segera Dikeruk dan Dibersihkan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 22 April 2025 | 18:02 WIB
Camat Ciputat H. Mamat, SE., MM., menanggapi serius persoalan tersebut setelah adanya aspirasi dari Anggota DPRD Tangsel
Camat Ciputat H. Mamat, SE., MM., menanggapi serius persoalan tersebut setelah adanya aspirasi dari Anggota DPRD Tangsel

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kecamatan Ciputat tengah mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Jalan Gelatik dan kawasan Anwa Residence Bintaro

Camat Ciputat H. Mamat, SE., MM., menanggapi serius persoalan tersebut setelah adanya aspirasi dari Anggota DPRD Tangsel, Linda Eviyanti, S.H., M.Kn.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Camat Mamat menjelaskan bahwa penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah saluran air yang tersumbat, terutama di area sebelum Tol JORR yang seharusnya menjadi jalur pembuangan air utama.

Baca Juga: Banjir di Sawah Lama Ciputat, DPRD Tangsel Minta Warga dan Pengembang Duduk Bersama Cari Solusi

“Saluran air yang menuju ke arah Tol seharusnya lancar, tapi ternyata ada penyumbatan. Bahkan lubang saluran airnya tertutup oleh rumput liar dan kotoran. Ini yang membuat air tidak bisa mengalir sempurna dan akhirnya meluap ke permukiman,” jelas Mamat.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga. Dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Tangsel. 

Salah satu pejabat SDABMBK Tangsel bernama Jupri telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan memetakan titik penyumbatan.

Baca Juga: Musrenbang RKPD Kabupaten Serang 2026 Bangun Sinergitas

“Bang Jupri dari SDABMBK Tangsel sudah saya hubungi, dan beliau juga sudah ke lapangan. Kami sepakat bahwa saluran yang tersumbat akan dibersihkan. Bahkan pihak pengelola kawasan Griya Bintaro Estate juga sudah setuju untuk membongkar sebagian tanggul sementara yang sebelumnya mereka buat demi mencegah sampah masuk ke lingkungan mereka,” terang Camat Mamat.

Lebih lanjut, ia juga menyebut bahwa pertemuan dan komunikasi intens telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan RT/RW setempat, untuk memastikan bahwa solusi ini bisa segera direalisasikan sebelum musim hujan kembali datang.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Serang Kejar Target Desa SBS Capai 80 Persen

“Permasalahan sebenarnya sederhana, hanya perlu pengerukan dan normalisasi saluran air. Tapi ini harus segera dikerjakan. Jangan sampai banjir kembali terjadi dan merugikan warga,” tegasnya.

Camat Mamat juga menambahkan bahwa titik-titik rawan banjir tersebut sudah didata dan sebagian besar berada di wilayah RT 13, RT 31, hingga RT 63, yang terdampak langsung karena kondisi hilir yang tersumbat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan warga dapat mempercepat proses penyelesaian masalah ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X