Pemerintah Bangun Halte dan Tambah Bus Sekolah Gratis, Mitigasi Kemacetan di Tangerang Selatan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 28 Februari 2025 | 16:32 WIB

Serpong, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi dengan membangun halte baru dan menambah armada bus sekolah gratis.

Selain itu, sejumlah langkah strategis dilakukan untuk mengatasi kemacetan di beberapa titik rawan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Gelar Forum OPD Gabungan untuk Peningkatan Infrastruktur dan Permukiman

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, saat ditemui awak media di Serpong, Jumat (28/2/2025), mengungkapkan bahwa pembangunan halte baru sedang berjalan, sekaligus menambah layanan bus sekolah untuk memenuhi tingginya permintaan dari masyarakat.

“Kami akan menambah satu halte lagi di sekolah yang berada di jalur lampu merah Gading Serpong menuju Graha Raya. Saat ini, bus sekolah yang beroperasi hanya memiliki kapasitas 25-30 orang, namun jumlah penumpang bisa mencapai 50 orang dalam satu bus. Karena banyaknya permohonan dari masyarakat, kami akan mengoperasikan satu unit bus bekas dari layanan transportasi Trend Anggrek yang sedang dalam proses pengecatan dan pemasangan stiker. Diharapkan setelah Lebaran, bus ini sudah dapat melayani siswa,” ujar Ayep.

Baca Juga: Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Pastikan Ketersediaan Beras dan Sembako Aman Jelang Ramadan

Mitigasi Kemacetan dengan Sistem Satu Arah

Selain meningkatkan layanan transportasi sekolah, Dishub Tangerang Selatan juga mulai menerapkan berbagai strategi untuk mengurangi kemacetan, salah satunya dengan menerapkan sistem satu arah di beberapa ruas jalan utama.

“Saat ini kami sedang memitigasi kemacetan di depan Universitas Terbuka (UT) dan Universitas Teknologi Bisnis (UTB). Di sana terdapat Jalan Kemiri yang sering menjadi titik kemacetan akibat banyaknya kendaraan yang keluar-masuk, terutama di depan Sekolah Kharisma Bangsa. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait agar sistem satu arah bisa segera diterapkan,” jelasnya.

Baca Juga: LBH Keadilan: Dugaan Pertamax Oplosan Bisa Merusak Kepercayaan Publik terhadap Pertamina

Selain di kawasan UT dan UTB, sistem satu arah juga akan diterapkan di Jalan Garut, Pondok Aren, yang sering mengalami kemacetan akibat tingginya volume kendaraan.

Perencanaan U-Turn Terlindung

Lebih lanjut, Pemkot Tangerang Selatan juga berencana membangun putaran balik (U-Turn) terlindung di beberapa titik strategis guna mengurai kemacetan.

Salah satu lokasi yang sedang dikaji adalah di depan Latinus dan di kawasan Ciater.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X