Setu, bidiktangsel.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola arsip secara tertib dan terstruktur.
Hal ini sejalan dengan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang digalakkan oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: DKPP Kabupaten Serang Publikasikan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2024
Kepala Bidang Penyelenggaraan Kearsipan DPK Tangsel, Tomi Patria Edwardy, menegaskan pentingnya pengelolaan arsip yang baik sebagai bagian dari akuntabilitas dan transparansi pemerintahan.
Tomi menjelaskan bahwa arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai bukti sejarah dan memori kolektif pemerintah.
"Arsip yang memiliki nilai sejarah, seperti dokumen pembentukan DPRD pertama kali, foto-foto kegiatan, atau perjanjian kerjasama antar daerah, harus disimpan dengan baik. Ini adalah bagian dari identitas dan sejarah kita," ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Serang Kejar Peningkatan Penilaian Standar Pelayanan SPBE 2025
Dia menambahkan, arsip yang sudah tidak aktif atau berusia lebih dari 10 tahun harus diserahkan ke Depot Arsip Kota Tangsel untuk disimpan secara aman dan terhindar dari risiko kerusakan, seperti kebakaran atau binatang perusak.
"Depot Arsip kami sudah siap menerima arsip-arsip tersebut dengan sistem penyimpanan yang terjamin keamanannya," jelas Tomi.
Meski upaya pengelolaan arsip terus digalakkan, Tomi mengakui masih ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti kurangnya pengetahuan tentang kearsipan, keterbatasan sumber daya manusia, dan fasilitas penyimpanan yang belum memadai.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Dukung Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip untuk Optimalisasi Kearsipan Daerah
"Beberapa OPD masih kurang memahami pentingnya arsip, bahkan ada yang menganggapnya tidak penting. Padahal, arsip adalah bukti akuntabilitas kinerja pemerintah," ungkapnya.
Untuk mengatasi hal ini, DPK Tangsel telah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh OPD.
"Kami memberikan edukasi dan pemahaman tentang tata kelola arsip yang baik. Selain itu, kami juga melakukan penilaian terhadap kinerja kearsipan di setiap OPD," tambah Tomi.
Artikel Terkait
Istana Bantah Pangkas Anggaran Mitigasi Bencana Hingga 50 Persen, BMKG Ajukan Dispensasi
Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas
Kasus Korupsi Pengelolaan Sampah DLH Tangsel: Kejati Banten Periksa Lima Pejabat
Tragedi Pasutri di Apartemen Icon Bintaro: Suami Meninggal, Istri Selamat Berkat Warga Sigap
Bupati Serang Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD