Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Dimulai: Tak Wajib Daftar Online, Bisa Langsung ke Puskesmas

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 10 Februari 2025 | 17:40 WIB
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai Senin, 10 Februari 2025
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai Senin, 10 Februari 2025

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai Senin, 10 Februari 2025, di seluruh puskesmas di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dengan memberikan layanan cek kesehatan tanpa biaya.

Baca Juga: Harga Asli Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp42.750 per Tabung: Siapa yang Menanggung Selisihnya?

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa program ini menargetkan 280 juta warga dengan anggaran sebesar Rp4,7 triliun.

Meskipun begitu, layanan ini belum mencakup anak usia sekolah 7 hingga 17 tahun, karena pemeriksaan bagi kelompok tersebut akan dimulai bersamaan dengan tahun ajaran baru pada Juli 2025.

 

PKG ini dirancang agar setiap warga bisa mendapatkan layanan kesehatan bertepatan dengan hari ulang tahun mereka. Pemeriksaan dapat dilakukan mulai tanggal ulang tahun hingga satu bulan setelahnya.

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tangsel: Wali Kota Benyamin Davnie Apresiasi Kebijakan Pemerintah

Sebagai bentuk penyesuaian, masyarakat yang berulang tahun pada Januari, Februari, dan Maret tetap dapat memanfaatkan layanan ini hingga April 2025.

“Ini merupakan program kesehatan terbesar yang pernah ada, dengan target menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari bayi hingga lansia. Jika di tahun pertama bisa melayani 50-60 juta orang, saya sudah senang,” ujar Budi Gunadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/2).

Layanan PKG akan tersedia di seluruh puskesmas dan posyandu, terutama bagi ibu hamil dan balita.

Baca Juga: Kejati Banten Geledah Kantor Dinas LH Tangsel, Sita 5 Boks Dokumen Terkait Korupsi Pengelolaan Sampah

Sementara untuk anak usia sekolah, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan langsung di sekolah-sekolah mulai Juli 2025.

Jenis pemeriksaan yang tersedia cukup beragam, mencakup:
✅ Skrining kekurangan hormon
✅ Deteksi penyakit jantung bawaan
✅ Pemeriksaan gizi, kesehatan mata, telinga, serta tekanan darah
✅ Skrining risiko stroke, jantung, kanker, dan kesehatan mental untuk usia dewasa dan lansia

Menkes mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu hingga sakit sebelum memeriksakan diri. “Cek kesehatan ini bukan hanya bagi yang sakit, tetapi juga bagi yang sehat agar bisa mencegah penyakit sejak dini,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X