Serpong, bidiktangsel.com – Program Makan Bergizi (MBG) resmi dimulai hari ini, Senin (6/1/2025), dengan melibatkan tujuh sekolah di wilayah sekitar dapur umum Lengkong Gudang.
Program yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa di Kota Tangerang Selatan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, memastikan hari pertama pelaksanaan berjalan lancar.
Baca Juga: Walikota Tangsel Bahas Konsorsium Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik di Ruang Anggrek
“Sebanyak lebih dari 500 siswa di SDN Lengkong Wetan 1 telah menerima makan siang bergizi. Saya melihat sendiri antusiasme para siswa. Semua makanan yang disajikan habis, menunjukkan menu yang disediakan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya saat meninjau langsung kegiatan di sekolah tersebut.
Deden menambahkan, distribusi makanan ke sekolah-sekolah berjalan tanpa kendala berkat koordinasi yang baik antara BGN dan pihak sekolah.
“Pihak sekolah sudah mendapatkan informasi sebelumnya, sehingga alur distribusi dari dapur umum ke sekolah hingga ke kelas berlangsung lancar,” jelasnya.
Baca Juga: Seleksi Ketat di Tahap 2, Formasi PPPK untuk Prioritas Guru, Tenaga Kesehatan, dan Teknis
Tahap Awal dan Rencana PengembanganS
aat ini, program MBG masih mencakup tujuh sekolah, termasuk SD negeri dan SMP swasta di wilayah Lengkong Gudang.
Deden mengungkapkan bahwa pelaksanaan di sekolah lain masih menunggu petunjuk teknis dari BGN.
“Program ini masih dalam tahap awal. Pemkot Tangsel berkomitmen mendukung perluasan program ini, termasuk penyusunan mekanisme pelaksanaan yang seragam,” tuturnya.
Baca Juga: Menuju Dimulainya Program Makan Bergizi Gratis: Tonggak Sejarah Baru bagi Indonesia
Artikel Terkait
Hendry CH Bangun Dorong Persiapan Teknis HPN 2025 Banjarmasin Dimulai Pekan Depan
Tingkat Pengangguran di Tangerang Selatan Terendah di Banten, Kini Hanya 5,09 Persen
Pagelaran Tari Kolosal Rampak Barong Perkenalkan Budaya Lokal Tangerang Selatan
Mendambakan Bantuan untuk Dua Kakak Beradik Lumpuh di Lebak
Pemkot dan Kemenag Tangsel Luncurkan Buku untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak