Pamulang, bidiktangsel.com – Pagelaran Tari Kolosal dengan tema "Rampak Barong" sukses digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pamulang, Tangerang Selatan.
Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya Nusantara.
Baca Juga: Tingkat Pengangguran di Tangerang Selatan Terendah di Banten, Kini Hanya 5,09 Persen
Pagelaran yang bersifat nasional ini menarik perhatian ratusan penonton yang hadir dengan antusias.
Beragam tarian ditampilkan, menggambarkan keindahan budaya dan seni yang dimiliki oleh Tangerang Selatan.
Sambutan Kadis Pariwisata Tangerang Selatan
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Tangerang Selatan, Heru Sudarmanto, memberikan apresiasi besar kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini.
Baca Juga: Hendry CH Bangun Dorong Persiapan Teknis HPN 2025 Banjarmasin Dimulai Pekan Depan
“Kami sangat menghargai kerja sama berbagai pihak, termasuk media partner, sponsor, dan masyarakat yang hadir pada malam ini. Pagelaran ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk melestarikan budaya lokal. Konsep wisata yang kami kembangkan di Tangerang Selatan berbasis MAIS (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition),” ujar Heru.
Ia juga menyebutkan bahwa acara ini telah mendapatkan sambutan positif dari para kepala dinas pariwisata seluruh Indonesia, sehingga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi budaya Tangerang Selatan ke skala nasional.
Pagelaran yang diselenggarakan oleh JJ Studio ini juga menjadi ajang promosi budaya melalui kolaborasi antara seni tradisional dan modern.
Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Umumkan Kebijakan Strategis Biodiesel dan Migas untuk 2025
Heru mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya lokal agar generasi mendatang tetap mengenal kekayaan budaya Nusantara.
“Kami berharap acara ini dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Tangerang Selatan, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu destinasi budaya di Indonesia,” tambahnya.
Pagelaran Rampak Barong tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah edukasi bagi masyarakat untuk memahami nilai-nilai budaya yang luhur.
Artikel Terkait
Muhaimin Iskandar: Pinjaman KUR 2025 Akan Dipermudah untuk Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Kejaksaan Agung Tanggapi Pernyataan Presiden Prabowo Subianto Terkait Vonis 50 Tahun
Inflasi YoY di Banten Tercatat 1,88 Persen, Kelompok Makanan Dominasi Penyumbang Utama
Ketua Dewan Pembina DKTS Dorong Kebangkitan Seni Tradisional Rampak Barong
JC Studio Gelar Pagelaran Tari Kolosal: Rampak Barong Siap Hibur Warga Tangsel