Serpong, bidiktangsel.com — Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tangerang Selatan mengadakan acara "Orasi Kepemudaan dan Kongkow Pemuda" dengan tema "Refleksi dan Proyeksi Kota Tangerang Selatan 2025: Kota Tangerang Selatan Rumah Kita Bersama".
Kegiatan yang berlangsung di Resto Kampung Anggrek, Buaran, Serpong, ini menjadi wadah dialog strategis lintas organisasi kepemudaan.
Hadir sebagai pembicara utama, Prof. Dr. H. Asrorun Ni'am Sholeh, M.A., Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, menyampaikan orasi kepemudaan yang menyoroti pentingnya kolaborasi pemuda dalam menghadapi tantangan dan peluang pembangunan di Tangerang Selatan.
Ketua LBH Ansor, Suhendar, menyampaikan harapannya agar acara ini menjadi tradisi formal dan nonformal untuk memperkuat kolaborasi antarorganisasi.
Baca Juga: Kolaborasi Solusi Penurunan Stunting di Banten, Menuju Zero Stunting
“Momentum ini diharapkan melahirkan kolaborasi yang kuat untuk bersama-sama menjaga konstitusi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kota Tangerang Selatan sebagai rumah kita bersama,” tuturnya.
Suhendar juga menyinggung sejumlah isu krusial yang perlu perhatian, seperti pengelolaan sampah, pembatasan jam operasional kendaraan berat, serta kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH).
“Pembatasan jam operasional kendaraan berat perlu menjadi perhatian serius karena sudah banyak menelan korban. Selain itu, setiap daerah wajib memiliki 30% ruang terbuka hijau. Jika RTH terpenuhi, polusi udara dapat ditekan dan banjir dapat diminimalisir,” jelasnya.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Tegaskan Pentingnya Perda Penanaman Modal untuk Perkuat Iklim Investasi
Sekretaris GP Ansor Tangsel, Amizar Isma, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengawal kebijakan pemerintah kota selama lima tahun ke depan.
“Kami berharap kebijakan Pemerintah Kota Tangsel, khususnya di bawah kepemimpinan Pak Benyamin dan Bang Pilar, dapat terus diawasi dan diarahkan agar berpihak kepada pemuda,” katanya.
Amizar juga mengungkapkan bahwa agenda ini bukan hanya seremonial, tetapi akan ditindaklanjuti dengan diskusi berkelanjutan antarorganisasi kepemudaan.
Artikel Terkait
Angka Harapan Hidup Tembus 75,64 Tahun di Tangerang Selatan, Melampaui Rata-Rata Nasional
Respon Jokowi Terkait Kasus Suap Hasto Kristiyanto dan Peran Krusial Sang Sekjen PDIP
Hasto Kristiyanto: Hormati Keputusan KPK, Kami Taat Hukum
Mahfud MD Kritik Kebijakan Denda Damai untuk Koruptor: Melukai Rasa Keadilan
Satpol PP Kabupaten Tangerang Kerahkan 145 Personel untuk Amankan 18 Gereja Selama Natal 2024