Pemkab Serang Dorong Pemdes Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 4 Desember 2024 | 16:34 WIB
Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten.
Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten.

Kabupaten Serang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menekankan pentingnya peningkatan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Banten, Senin (2/12/2024).

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025

Menurut Rudy, tata kelola keuangan desa harus terus diperbaiki untuk mendorong pembangunan yang lebih terarah.

"Keuangan desa harus transparan, terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Ini menjadi langkah awal agar pengelolaan desa semakin baik," jelasnya.

Selain tata kelola keuangan, Pemkab Serang juga mendorong desa-desa untuk memprioritaskan program yang mendukung akses ekonomi masyarakat.

Rudy menyebutkan bahwa ekonomi pedesaan saat ini masih memerlukan perhatian, terutama dalam mempermudah akses layanan ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Tangsel Color and Bubble Run: Semarak HUT ke 16 Kota Tangerang Selatan yang Penuh Warna

Ia menambahkan, penggunaan dana desa diharapkan dapat mendukung transformasi ekonomi digital di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi, seperti QRIS dan uang elektronik.

"Kami ingin transaksi di desa tidak hanya berbasis uang tunai, tetapi menggunakan keuangan digital hingga ke pelosok desa," terangnya.

Rudy juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di Kabupaten Serang.

Menurutnya, langkah konkret perlu diambil untuk mendata dan menginventarisasi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Optimistis Capai Zero AIDS 2030, Fokus pada Pencegahan dan Pengobatan

"Kita harus mengangkat perekonomian masyarakat desa agar mereka lebih sejahtera. Program ini direncanakan mulai berjalan pada 2025," ujar Rudy.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X