“Kami telah memberangkatkan empat orang siswa ke Jepang untuk magang, dan tahun ini target kami adalah 10 siswa. Saat ini sudah ada empat yang dipastikan akan berangkat,” ujar Rohmani.
Baca Juga: Benyamin Davnie Hadiri Rakercabsus PDI Perjuangan Tangsel: Kebenaran Pasti Menang
Magang ini merupakan hasil kerja sama dengan PT JIK SO, lembaga pelatihan yang bergerak di bidang manufaktur.
Namun, untuk bisa magang ke Jepang, siswa harus memenuhi beberapa persyaratan penting.
"Syarat utama adalah memiliki kompetensi keahlian dan kemampuan percakapan dalam bahasa Jepang. Selain itu, keahlian mereka harus sesuai dengan permintaan perusahaan di Jepang," jelasnya.
Rohmani juga mengakui bahwa linearitas antara kompetensi lulusan dengan permintaan pasar kerja masih menjadi tantangan.
Baca Juga: Rakercabsus PDIP Tangsel Tegaskan Dukungan untuk Airin dan Ade Sumardi di Pilkada Banten 2024
“Untuk bidang teknik pengelasan, kami baru memiliki 22 lowongan saat ini, dan sebagian besar lowongan ada di bidang apotek dan retail seperti Alfa,” ungkapnya.
Meski begitu, SMKN 5 Tangsel terus berupaya memperluas peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi lulusannya.
Dengan adanya Nilmatan Job Fair 2024, diharapkan lebih banyak siswa yang bisa terserap di dunia kerja, mengurangi tingkat pengangguran, serta membuka jalan bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan atau berwirausaha. (***)
Artikel Terkait
Elegan PWI Dihancurkan Dewan Pers, Siapa Dibaliknya?
Aksi Unjuk Rasa Tangsel Bersatu di Depan Pemkot Tangerang Selatan, Soroti Kekerasan Seksual
Ketua PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun, Kecam Keras Penganiayaan Wartawan di Kantor PWI Kabupaten Bogor
Journalist Snooker Community Gelar 17 One Day Billiard Tournament 2024 Sambut Hari Sumpah Pemuda
Silaturahmi Alumni SMA Muhammadiyah 1 Sawangan Depok Angkatan 1991/1992: Memperkuat Kebersamaan dan Persahabatan