Serpong, bidiktangsel.com - Dalam sebuah konferensi pers yang digelar hari ini, Ida, seorang guru biologi di SMAN 2 Tangerang Selatan (Tangsel), menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait insiden pelemparan gunting yang terjadi saat proses belajar mengajar.
Ida, yang mengajar mata pelajaran biologi, mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pendidik.
“Saya, Ida, guru biologi di SMAN 2 Tangerang Selatan, memohon maaf kepada semua pihak, terutama kepada siswa yang terkena dampak langsung dari tindakan saya. Saya juga meminta maaf kepada rekan-rekan guru, kepala sekolah, serta seluruh komunitas sekolah,” ujarnya dalam konferensi tersebut.
Dalam pernyataannya, Ida menekankan bahwa tindakan pelemparan gunting tersebut adalah sebuah kesalahan yang sangat disesalinya.
“Saya sadar bahwa apa yang saya lakukan tidak bisa dibenarkan, baik sebagai guru maupun sebagai individu. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, dan saya berjanji untuk tidak mengulangi hal yang serupa di masa depan.” tuturnya.
Permintaan maaf tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, rekan-rekan guru, Ketua PPA Tangsel, Perwakilan KCD Pendidikan Banten serta perwakilan dari siswa dan orang tua murid.
Ida berharap insiden ini dapat menjadi refleksi bagi dirinya dan memohon agar diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat.
Kepala sekolah SMAN 2 Tangerang Selatan Abu Yazid, dalam kesempatan yang sama, juga menyampaikan bahwa pihak sekolah akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi, termasuk memberikan pendampingan kepada siswa yang terlibat.
Baca Juga: Nikmati Sensasi Ngopi di Atas Atap Kota dengan Pemandangan Menakjubkan di 3G Coffee
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video pelemparan gunting tersebut beredar luas di media sosial.
Netizen dan berbagai pihak mengecam tindakan tersebut, memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan setempat.
Sekolah juga menyatakan komitmen untuk mendukung proses pembelajaran yang aman dan nyaman bagi siswa, serta menegaskan bahwa semua tindakan kekerasan tidak bisa ditoleransi di lingkungan sekolah.
Artikel Terkait
Pemkab Tangerang Bekali PPPK Kesehatan dengan Pelatihan Intensif
Bazar Murah Meriah di Tigaraksa, Ringankan Beban Warga Tangerang
Sekda Kota Tangerang Tekankan Pentingnya Verifikasi RKA untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pj Wali Kota Tangerang Tinjau Langsung Kesiapsiagaan Damkar Ciledug
Pj Wali Kota Tangerang Tinjau Langsung Kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah