Wisudawan Tahfidz Qur'an Diminta Terus Belajar dan Jadikan Al-Quran Pedoman Hidup

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 22 April 2024 | 19:04 WIB
Wisuda Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Bait Qur'any di Aula Harun Nasution.
Wisuda Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Bait Qur'any di Aula Harun Nasution.

Ciputat Timur, bidiktangsel.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Tahfidz Qur'an untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Wali Kota Tangsel juga mengingatkan agar menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan memberikan cahaya bagi diri sendiri dan orang lain.

Pesan ini disampaikan Benyamin saat menghadiri Wisuda Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Bait Qur'any di Aula Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada Minggu (21/04/2024).

Baca Juga: 5 Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Kresek Direncanakan Bedah Rumah

"Teruslah belajar dan berkembang, jadikan Al-Qur'an sebagai teman hidup yang selalu memberikan cahaya bagi siapa saja," ujar Benyamin.

Benyamin juga menyampaikan bahwa kehadiran lulusan Tahfidz Qur'an sejalan dengan program Pemkot Tangsel dalam mencetak 1.000 sarjana Tahfidz Qur'an melalui beasiswa.

"Kami sediakan beasiswa bagi para Tahfidz yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Mudah-mudahan ada 1.000 Tahfidz yang nantinya menjadi sarjana," terang Benyamin.

Menurut Benyamin, pendidikan Tahfidz bukanlah pelajaran yang mudah. Diperlukan dedikasi, disiplin, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an untuk menjadi seorang hafidz.

"Para wisudawan dan wisudawati hari ini adalah bukti nyata kekuatan semangat, ketekunan, dan kekuatan iman. Kalian semua sudah menunjukkan dengan upaya keras dan doa dari kalian bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk menyelesaikan pendidikannya," ujarnya.

Baca Juga: Relokasi Pedagang Pasar Kutabumi ke TPPS Berjalan Lancar, Disambut Antusiasme Pedagang dan Masyarakat

Pencapaian ini, kata Benyamin, bukan hanya kebanggaan bagi para wisudawan, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

"Peran Al-Qur'an dalam kehidupan adalah fundamental, pedoman hidup yang lengkap. Melalui Al-Qur'an, kita belajar keadilan, empati, kesabaran, dan pentingnya pengetahuan," katanya.

Oleh karena itu, menghafal Al-Qur'an bukan tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan memahami dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya berharap dengan bekal tersebut, bisa menjadi pemimpin dan teladan di masyarakat. Jadilah orang yang membawa perubahan positif, yang tidak hanya dikenal sebagai penghafal Al-Qur'an tetapi sebagai penerap nilai-nilainya," katanya. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Diskominfo Kota Tangsel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X