Dinkes Tangsel Gelar Rakor Skrining Hipotiroid Kongenital untuk Fasilitas Kesehatan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 2 Februari 2024 | 10:42 WIB
Kegiatan rapat koordinasi Skrining Hipotiroid Kongenital bagi Fasilitas Kesehatan.
Kegiatan rapat koordinasi Skrining Hipotiroid Kongenital bagi Fasilitas Kesehatan.

Serpong, bidiktangsel.com – Guna meningkatkan deteksi dini dan tata laksana Hipotiroid Kongenital (HK) pada bayi baru lahir, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Skrining Hipotiroid Kongenital bagi Fasilitas Kesehatan (Faskes) di wilayah Tangsel.

Kegiatan yang berlangsung di Aula 3A Pusat Pemerintahan Kota Tangsel ini diikuti oleh perwakilan dari Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik di Tangsel.

Hadir sebagai narasumber dr. Mercy Pasaribu, SpPK dari Laboratorium Rujukan SHK RSCM dan Ibu Diana Maria dari BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Posyandu Anggrek & Anyelir 2 Diteropong: Dinkes Tangsel Pastikan Kesehatan Anak Terjamin!

Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdia, dalam sambutannya menekankan pentingnya skrining HK bagi bayi baru lahir.

"Skrining HK sangat penting karena pada bayi baru lahir, penyakit ini tidak menunjukkan gejala. Deteksi dini melalui skrining dapat mencegah keterlambatan pertumbuhan dan kognitif yang irreversible," ujarnya.

dr. Mercy Pasaribu dalam paparannya menjelaskan bahwa skrining HK merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kekurangan hormon tiroid pada bayi baru lahir. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tumit bayi.

"Hipotiroid kongenital dapat diobati dengan pemberian hormon tiroid. Semakin dini diagnosis dan pengobatan dilakukan, semakin besar peluang anak untuk tumbuh dan berkembang secara normal," terangnya.

Baca Juga: Dari Batik Hingga Anggrek, PAUD Tangsel Tanamkan Kecintaan Alam Lewat Buku Cerita!

Ibu Diana Maria dari BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa skrining HK telah dijamin oleh BPJS Kesehatan.

"Skrining HK termasuk dalam pelayanan kesehatan yang wajib diberikan kepada bayi baru lahir. Peserta BPJS Kesehatan dapat mengakses layanan ini di Faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," tuturnya.

Rakor ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Faskes di Tangsel tentang skrining HK, sehingga dapat meningkatkan deteksi dini dan tata laksana HK pada bayi baru lahir. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: @dinaskesehatantangsel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X