Pagelaran Reog Jadi Momentum Berharga untuk Merayakan Keberagaman Budaya di Alun ALun Pamulang

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 13 November 2023 | 12:33 WIB
Alun-alun Kecamatan Pamulang menjadi saksi keindahan Pagelaran Reog.
Alun-alun Kecamatan Pamulang menjadi saksi keindahan Pagelaran Reog.

Pamulang, bidiktangsel.com - Alun-alun Kecamatan Pamulang menjadi saksi keindahan Pagelaran Reog yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan pada Sabtu, 11 November 2023.

Acara ini menjadi momentum berharga untuk merayakan keberagaman budaya di Tangsel.

Ribuan warga berkumpul untuk menikmati keindahan seni tradisional Reog yang dipentaskan dengan megah dan penuh kegembiraan.

Pagelaran ini menampilkan berbagai unsur kebudayaan Jawa, mulai dari musik gamelan, tari-tarian, hingga aksi barongan yang gagah dan penuh kharisma.

Baca Juga: Inara Rusli Resmi Cerai dari Virgoun, Tuntutan Hak Asuh Anak Dikabulkan

Kepala Seksi Kesenian Dikbud Tangsel, Bapak Sugeng, yang sekaligus ketua tim penyelenggara dalam pagelaran ini bersyukur acara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

"Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat dalam acara ini. Ini membuktikan bahwa masyarakat Tangerang Selatan sangat mencintai dan peduli terhadap kebudayaan lokal," ujar Sugeng.

Pagelaran Reog ini turut dihadiri oleh Camat Pamulang, Mukroni, yang memberikan sambutan hangat kepada semua peserta dan penonton.

Keberadaannya menambah nuansa kekeluargaan dalam acara ini, memperkuat ikatan antarwarga di Kecamatan Pamulang.

Baca Juga: Megawati: MK Jadi Cermin Manipulasi Hukum, Masyarakat Diajak Awasi Pemilu 2024

"Saya bangga melihat masyarakat Pamulang begitu antusias dalam melestarikan kebudayaan lokal. Ini adalah bukti bahwa kita memiliki semangat kebersamaan yang kuat," ujar Mukroni.

Tidak ketinggalan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Deden Deni, juga turut memeriahkan acara ini dengan kehadirannya.

Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja panitia dan semangat partisipasi masyarakat dalam melestarikan kebudayaan lokal.

"Pagelaran Reog ini menjadi bentuk nyata kerja sama kita dalam melestarikan kebudayaan dan menjaga warisan nenek moyang. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang," ujar Deden Deni.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: @dikbudtangsel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X