Artikel - Menurut Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Pengetahuan dapat ditafsirkan sebagai segala sesuatu yang diketahui, pedoman dalam membentuk suatu tindakan seseorang, dan dapat juga didefinisikan sebagai hasil penginderaan terhadap segala sesuatu yang telah terjadi dan dilewati berdasarkan pengalaman.
Sedangkan Teknologi secara umum, teknologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang berhubungan dengan alat atau mesin yang diciptakan untuk mempermudah dalam menyelesaikan masalah atau pekerjaan sehari-hari. Sehingga diharapkan dengan hadirnya teknologi mampu membawa pengaruh yang baik untuk kehidupan.
Pengetahuan dan Teknologi harus berjalan seimbang, karena Teknologi merupakan hasil pengumpulan pengetahuan manusia yang dikumpulkan menjadi satu sehingga lahirlah sebuah teknologi, dan dalam pengoperasian teknologi juga dibutuhkan pengetahuan mengenai cara pemakaian dan keefektifan dari teknologi tersebut.
Pengabdian Kepada Masyrakat yang dilaksanakan pada 05 Oktober 2023 di Yayasan Harun Ar-Rasyid yang beralamat di Jl. Muncang, Kp. Palias Rabak, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dihadiri oleh Ketua Yayasan Harun Ar-Rasyid, 50 siswa SMP. Pemaparan materi dilakukan oleh mahasiswa aktif Universitas Pamulang serta diawasi dan dihadiri oleh Ibu Meta Nursita, S.E., M.Ak selau Dosen Universitas Pamulang
Kegiatan PKM ini memiliki tujuan untuk memberikan penyuluhan kepada Yayasan Harun Ar-Rasyid bahwa pengetahuan itu penting dalam kemajuan teknologi serta melihat bagaimana kondisi teknologi di Yayasan tersebut. Setelah melaksanakan PKM ini, diketahui bahwa sebagian siswa hanya tahu dan menggunakan teknologi-teknologi yang ada, akan tetapi pengetahuan mengenai teknologi tersebut belum dikuasai secara pasti.
Hal-hal seperti ini yang akan memunculkan dampak negatif dari adanya teknologi, karena penggunanya tidak tahu bagaimana cara mengoperasikannya dengan baik, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, apa saja yang bisa didapatkan, dan lain sebagainya yang mengakibatkan kemjuan teknologi tersebut dinilai buruk.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Kementrian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menyatakan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 82 juta orang. Dari jumlah pengguna tersebut 80% diantaranya berumur 15-19. Namun sayang disayangkan bahwa tidak semua pengguna internet yang berumur 15-19 mengetahui pentingnya pengetahuan mengenai kemajuan teknologi yang berakibat pada survei yang dilakukan oleh Microsoft Digital Civility Index (DCI) pada tahun 2020, dalam survei tersebut dijelaskan bahwa negara Indonesia menjadi negara tidak sopan ke-4 dalam interaksi daring atau social media. Padahal disamping hal tersebut dilansir dari World Population Review, Indonesia menempati urutan ke 7 dalam negara teramah di dunia.
Hasil tersebut memberikan sebuah pertanyaan, mengapa negara yang dikenal sebagai negara teramah di dunia, menjadi negara tidak sopan ke-4 di dunia dalam interaksi daring atau sosial media. Menurut penulis hal tersebut didasari karena kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan teknologi terhadap pengguna-pengguna internet di Indonesia dan tidak tahunya mengenai etika dalam dunia maya. Sehingga pengguna internet yang ada seakan menjadi buta dan melakukan hal apapun yang dianggapnya benar walaupun pada kenyataannya salah. Etika dalam dunia maya yaitu: menjaga privasi, menjaga keamanan dan akun, menghindari hoaks, menyebarkan hal atau konten positif, serta menggunakan teknologi seperlunya saja.
Baca Juga: PKM Unpam, Membantu Pemula UMKM Dalam Peningkatan Laba Operasional Karang Taruna Beji Depok
Dampak negatif lainnya dari kemajuan teknologi ialah kemajuan teknologi ini justru menurunkan semangat juang bagi sebagian orang. Karena segalanya terasa mudah, sehingga banyak siswa yang hanya melakukan copy-paste terhadap tugas-tugas yang diberikan. Dalam bidang bisnis kemajuan teknologi juga memicu maraknya cybercrime. Kejahatan seperti hacking dan semacamnya serta tindakan cyberbullying, penyebaran berita hoax, ujaran kebencian dan konten pornografi termasuk ke dalam dampak negatif dari kemajuan teknologi.
Namun disamping dampak negatif, kemajuan teknologi pasti memiliki dampak positifnya, seperti:
- Dapat menghubungkan seluruh orang di dunia, yang tadinya ada keterbatasan jarak jauh, dengan teknologi menjadikan komunikasi tidak mengenal jarak jauh.
- Penyebaran informasi yang cepat, jika dahulu untuk memberikan sebuah informasi harus mengandalkan surat kabar dan semacamnya, dengan teknologi informasi tersebut dapat tersampaikan dengan mudah.
- Munculnya media sosial, Media sosial menjadikan sarana bagi para pengguna teknologi untuk bisa terhubung dengan teman, keluarga, kerabat dan siapa saja melalui platform khusus.
- Memajukan dunia pendidikan, sekarang belajar tidak hanya terpaku kepada buku, dengan adanya teknologi semua orang bisa mengakses dimana saja dan kapan saja dengan sumber-sumber referensi yang lebih banyak dari sebelumnya.
Baca Juga: PKM Unpam, Pengenalan Dasar Pengelolaan Keuangan Pada Anak-Anak Di Yayasan Aruna Surya Bestari
Artikel Terkait
Pilar Saga Ichsan: Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Terjangkau, Ini Langkah-langkahnya!
Benyamin Letak Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Al-Istiqomah
Pemkot Tangerang Optimalkan Pemeliharaan Warisan Budaya Tak Benda
Inflasi di Kota Tangerang Turun, Tetap Dalam Kategori Normal
Pekerja Tewas, 5 Luka-luka dalam Kecelakaan Kerja di Proyek Turap Kali Serua Tangerang Selatan