Mendukung UMKM di Kota Tangerang Selatan untuk tumbuh, melalui produk film pelangi pasar gintung adalah persembahan dari UMKM Tangsel.
"Semua kebutuhan produksi film ini didukung oleh Pelaku UMKM Tangsel mulai dari makanan untuk pekerja film dan artis, pakaian untuk pemain Film. UMKM Yang sehat rohani dan sehat jasmani. Dan sehat ekonomi, cinta di tolak UMKM bertindak," ujar Bedjo Soelaktono, juga memegang jabatan Sekretaris Pengurus Divisi Penyutradaraan - Karyawan Film dan Televisi (KFT) Indonesia.
Menurut Bedjo menumbuhkan kecintaan pada UMKM, lalu UMKM Kota Tangsel bergabung, bergotong royong, membuat film Pelangi Pasar Gintung, untuk mempromosi kan produk UMKM dengan cara 100% Menggunakan produk dan jasa UMKM.
"Hal ini tentunya agar bagi generasi melenial dapat mengapresiasi produk dalam negeri yang tidak kalah kwalitas dan terjangkau harganya," tegasnya.
"Hai… Ada Pelangi Di Pasar Gintung, Ya… Ada Harapan Di Pasar Gintung"
Caffee Cengkerama dikawasan Bintaro Kota Tangsel sebagai salah tempat lokasi shooting film Pelangi Pasar Gintung. Film yang dibintang Algyie sbg Yudi, Denira Wiraguna sbg Putri, Haary de Fretes sbg Mang Ace, Riyanto sbg Ayah Yudi, Avi Novriza sbg Tanti, Oding Siregar sbg Rama, Deden Denny sbg Pak Urya.
Ini semua Crew dan Artis nampak menyuguhkan suasana akrab bersama pelaku UMKM di Kota Tangsel.
Sebuah gagasan baru menurut Malthus Sitorus sang priduser, untuk mempromosikan Pasar Gintung, dengan harapan dapat inspirasi melalaui film Pelangi Pasar Gintung, UMKM di Indonesia.