Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi Dan UKM, Dahlia Nadaek menyampaikan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya yang telah membangun unit usaha Koperasi Umat Madani yang telah berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat khususnya di Kota Tangsel.
Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia secara global adalah dikuasai oleh pengusaha konglomerat dan orang kaya. Akan tetapi di Kota Tangsel berdiri koperasi umat madani bersatu berdiri atas usaha umat bukan milik pengusaha konglomerat.
Keutungan yang ada dikoperasi dibagi bersama dan berasaskan kekeluargaan. Koperasi madani kedepannya semoga lebih berkembang, sehingga bisa membantu ekonomi kerakyatan di Kota Tangsel.
"Mari bersama mewujudkan Kota Tangerang Selatan sebagai kota Koperasi dengan memiliki satu koperasi sejuta UKM, sehingga Koperasi menjadi solusi berkembangnya UMKM dan perekonomian masyarakat di Kota Tangsel," ucapnya.
Juga dalam kesempatan tersebut, Staf. Ahli Walikota Tangsel, Dedi Budiawan, menyampaikan semoga dengan diresmi kannya 212 Mart sebagai pertanda kebangkitan umat Islam.
Pemkot Tangsel mendukung berdirinya koperasi UMB, salah satunya yaitu dengan mempermudah perijinan. Umat Islam paling besar di Indonesia, harus mampu membangun ekonomi umat sendiri, sehingga keuntungannya akan dirasakan oleh umat Islam sendiri.
"Titip kepada pengurus 212 Mart, untuk tetap menjual produk-produk UMKM yang ada di Kota Tangsel serta menjual produk yang higienis, yang sehat dan layak dijual," ujarnya.
Pemkot Tangsel sangat bangga berdiri nya minimarket 212 Mart, harus dirawat dan didukung terus sehingga Koperasi 212 Mart bisa berkembang.
"Kita harus memperkaya umat Islam sendiri, jangan memperkaya pengusaha asing seperti Aqua Danon (Perancis), dan Susu Kental Bendera (Belanda). Produk yang dijual harus murah dan berkualitas," pungkasnya mengakhiri sambutan. (*)