Untuk tahun 2023 ini, ungkap Usman, program dan kegiatan DPK Provinsi Banten tidak banyak berubah namun lebih difokuskan kepada program Transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial yang berdampak sangat positif terhadap masyarakat.
“Program Perpustakaan berbasis inklusi sosial tersebut salah satu komitmen dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan akan menjadi andalan di DPK Provinsi Banten dalam kerangka besar literasi kesejahteraan. bahwa keberadaan literasi itu memiliki rasa relevansi terhadap upaya untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat," imbuhnya.
“Perpustakaan harus betul-betul hadir menjadi solusi dalam program pemecahan masalah sosial seperti kemiskinan, pencegahan stunting, dan aspek lain yang membuat masyarakat kurang berkembang," ungkap Usman.
Dikatakan, program Transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial bertujuan agar masyarakat merasakan betul kehadiran perpustakaan sebagai solusi untuk mengembangkan kecerdasan dan keberdayaan.
"Jadi sekarang perpustakaan tidak hanya baca tulis teks tapi juga menjadi bagian dari solusi masyarakat," pungkasnya. (*)