Menurutnya, penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bhakti Asih sendiri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Rumah Sakit Umum Bhakti Asih.
“Sejak berdiri tahun 2009 Akbid Bhakti Asih dikelola oleh tenaga-tenaga professional yang dipimpin oleh Ibu Dr. Sumarmi, S.Si T, S.Pd, M.Kes. didukung oleh Dosen2 senior yang berpengalam dan Dosen2 muda yang kompeten dan berprestasi dibidangnya masing-masing.ini terbukti Akademi Kebidanan Bhakti Asih Cileduk terakriditasi tahun 2020 dengan peringkat Baik Sekali ( B) yang dilaksanakan oleh LAM-PTkes dengan otomatis lulusan lulusan Akademi Kebidanan Bhakti Asih Ciledug di akui keberadaaannya secara nasional serta lulusan kelulusan berhak untuk mendapatkan Surat Tanda Regristasi ((STR) yang dapat digunakan untuk bekerja sesuai dengan profesinya,” ungkapnya.
Diketahui, Yayasan Bhakti Asih Karang Tengah yang diketuai olch dr. H. Sulaiman Ratman MPH dan dibawah pembinaan Ibu Bidan Dedeh Nuryati mempunyai peluang besar untuk mengemban pendidikan sampai tingkat UNIVERSITAS mengingat potensi yang telah di miliki oleh Yayasan Bhakti Asih Karang Tengah yang salah satunya adalah infrastruktur Pusat pendidikan kampus Bhakti Asih dengan 8 lantai yang dilengkapi sarana ibadah gedung pertemuan dan ruang Manajemen/ruang rektorat.
Sesuai dengan komitmen dan perjuangan dari Pembina dan ketua yayasan serta pengelola, pendidikan, yayasan berusaha untuk memfalitasi sarana-prasarana yang dibutuhkan untuk pengembembangan pendidikan kedepan seperti saat ini Yayasan telah memberikan fasilitas untuk pengembangan dengan membangun infrastruktur gedung kampus Bhakti Asih sebagai pusat pendidikan, ruang terletak di Jalan Raden Fatah No. 62 Sudimara Barat Ciledug Kota Tanggerang.
“Saat ini kami memiliki 2 yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, pertama akademi kebidanan dan yang satu berbentuk STIKES dengan 4 program studi Yakni D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Keperawatan dan Profesi Keperawatan,” ujar Sulaiman Ratman kepada awak media.
Menurutnya, saat ini sedang dalam proses penggabungan2 yayasan dengan satu kepengurusan bergabung untuk menjadi Universitas.
“Sambil menunggu proses penggabungan dalam waktu pendek STIKES insya Allah di tahun 2022 akan segera dibuka dengan 4 program studi kesehatan,” ungkapnya.
Ia berharap, untuk itu yayasan sebagai penyelenggara pendidikan secara terus menerus berusaha melakukan pembenahan sarana prasarana secara bertahap untuk memfasilitasi pengembangan pendidikan agar dapat menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai bidangnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri kesehatan dan dapat memenuhi kebutuhan internal RS Bhakti Asih maupun kebutuhan Nasional maupun Internasional.