Baca Juga: PMI Banten Siagakan 399 Personil dan 13 Ambulans untuk Arus Mudik Lebaran 2025
Terkait persaingan antar daerah dalam menarik investor, Andra Soni menilai bahwa kompetisi justru akan mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing daerah.
“Persaingan itu bagus, karena akan melahirkan ide-ide baru yang lebih kreatif. Kita harus melihatnya sebagai peluang, bukan hambatan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa Banten memiliki berbagai keunggulan sebagai destinasi investasi, termasuk infrastruktur strategis seperti pelabuhan dalam, industri yang sudah berkembang, serta populasi usia produktif yang besar.
“Sekarang yang harus kita tingkatkan adalah kualitas tenaga kerja dan ekosistem industrinya. Di situlah peran pemerintah hadir untuk memastikan Banten tetap menjadi daerah yang ramah investasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur PT MCCI Anang Adji Sunoto menyampaikan rencana perusahaannya untuk menambah investasi di Banten pada tahun 2025.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar rencana ekspansi tersebut berjalan lancar.
“Dengan iklim investasi yang kondusif dan dukungan dari Pemprov Banten, kami optimis ekspansi ini akan memberikan manfaat besar bagi industri dan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Jaksa Mulai Periksa Berkas Dugaan Korupsi di Dinas SDA DKI Jakarta
Pemprov Banten berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi dengan para investor dan industri guna menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat daya saing daerah dan menarik lebih banyak investasi di masa depan. (***)