Baca Juga: Shin Tae Yong Resmi Diberhentikan: Respon Pertama Sang Pelatih Asal Korea Selatan
Pertumbuhan ekonomi yang stabil tercermin dari kenaikan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta rasio kredit bermasalah yang terjaga rendah.
"Ini membuktikan bahwa stabilitas keuangan daerah masih terjaga dengan baik," katanya.
Lebih lanjut, A Damenta optimistis Bank Banten dapat menjadi kebanggaan masyarakat Banten, khususnya dalam pengelolaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
Baca Juga: Pemkab Serang Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM 2024 dari Kementerian Hukum dan HAM
"Pembayaran pajak dapat dilakukan secara langsung di Samsat, dan Bank Banten berperan dalam mendistribusikan pendapatan ke RKUD provinsi serta kabupaten/kota," jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pengelolaan pendapatan daerah dan penempatan RKUD di Bank Banten merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Bank Banten sebagai penggerak ekonomi daerah.
"Dengan kolaborasi yang solid, Bank Banten dapat terus berkembang dan mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten," pungkasnya.
(***)