banten-raya

Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak 2024: Sajikan Gagasan Strategis untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 15 November 2024 | 14:10 WIB

Lebak, bidiktangsel.com - KPU Kabupaten Lebak bersama Kompas TV menggelar debat publik untuk calon bupati dan wakil bupati Lebak, Banten.

Acara yang berlangsung penuh antusias ini diikuti oleh tiga pasangan calon, masing-masing menyampaikan visi dan strategi pembangunan untuk Kabupaten Lebak menuju Indonesia Emas 2045, pada Kamis malam, 14 November 2024.

Tema besar yang diusung adalah "Akselerasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah dan Pusat Menuju Indonesia Emas 2045."

Baca Juga: JNMI Bogor Desak Penutupan THM yang Diduga Langgar Peraturan

Setiap pasangan calon mendapatkan waktu untuk menyampaikan visi, misi, serta program prioritas yang akan diusung jika terpilih. Pasangan nomor urut 1, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Amir Hamzah, mengusung visi "Lebak Ruhai" yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan fasilitas kesehatan.

Mereka menyoroti pentingnya penambahan puskesmas pembantu (Pustu) di desa-desa Lebak, dengan target semua desa memiliki Pustu untuk memudahkan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, pasangan nomor urut 2, Dede Supriadi dan Virnie Safitri, menekankan pada pembangunan infrastruktur jalan dan peningkatan layanan pendidikan. Pasangan ini merencanakan penyediaan insentif bagi guru madrasah non-PNS dan mengembangkan kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing secara nasional.

Baca Juga: Janji Benyamin-Pilar untuk Memajukan Pendidikan dan Kesehatan di Tangerang Selatan

Pasangan nomor urut 3, Sanuji Pentamarta dan Dita Fajar Bayhaki, mengusung visi "Bersinar" yang berarti bersih, sinergi, adil, dan religius. Mereka fokus pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan mengatasi kemiskinan dengan penguatan UMKM lokal serta menggalakkan hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan agar produk lokal memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dalam sesi tanya jawab, masing-masing pasangan calon mendapat kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari panelis yang berfokus pada topik mitigasi bencana, penguatan identitas lokal, serta peningkatan daya saing ekonomi Lebak.
Isu kebencanaan menjadi perhatian penting mengingat Kabupaten Lebak kerap dilanda bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Calon bupati menyampaikan program mitigasi bencana yang melibatkan pelibatan masyarakat dalam upaya preventif, serta pengadaan fasilitas yang lebih baik untuk penanganan darurat.

Baca Juga: Meningkatkan Daya Saing UMKM, Kantor Pajak Serang Gelar Business Development Service (BDS)

Debat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Lebak, yang antusias mengikuti jalannya debat baik secara langsung maupun melalui siaran nasional dan media sosial.

Moderator Radi Saputro dan Audre Candra memandu acara dengan lancar, menciptakan suasana diskusi yang dinamis dan berisi.

Halaman:

Tags

Terkini