Baca Juga: Jelang Debat Kandidat Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Siap Bawa Suasana Santai
Mereka berencana membuat program khusus, seperti pelatihan keterampilan (Balai Latihan Kerja/BLK) untuk santri.
Airin menambahkan bahwa pihaknya ingin menghadirkan pelatihan secara mobile ke pesantren, sehingga santri memiliki akses keterampilan yang siap pakai di dunia kerja.
"Program Santri Inovator akan kami galakkan dengan menghadirkan pelatihan keterampilan dan sertifikasi di pesantren, sehingga santri siap berkompetisi di dunia kerja,” kata Airin.
Menurutnya, program ini dapat menjadi langkah efektif dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus memberdayakan pesantren sebagai pusat pendidikan dan keterampilan di Banten.
Kedua pasangan calon sepakat bahwa upaya peningkatan pendidikan di Banten masih harus diakselerasi, terutama dalam hal infrastruktur dan fasilitas pendidikan.
Baca Juga: PWI Kalsel Usulkan Ketahanan Pangan Jadi Isu Utama HPN 2025
Paslon 2 menyoroti keterbatasan ruang kelas dan sarana pendukung yang membutuhkan waktu lama untuk dibangun.
Sementara itu, Paslon 1 menawarkan solusi untuk mempercepat pembangunan fasilitas melalui sinergi dengan program-program nasional.
Paslon 2, Andra Soni, menyatakan, "Kami tidak akan mematikan sekolah swasta, justru kami ingin memastikan adanya subsidi dan dukungan agar sekolah swasta tetap berjalan. Pendidikan berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan daya saing manusia Banten."
Dalam sesi penutupan, Paslon 1 menekankan bahwa tugas seorang gubernur adalah menjalankan mandat dari pemerintah pusat.
Oleh karena itu, mereka akan berupaya mensinergikan program pemerintah pusat dengan kebutuhan lokal Banten.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sambut PM Singapura Lawrence Wong dalam Kunjungan Resmi di Istana Merdeka
Airin menambahkan, “Sekolah gratis adalah langkah penting untuk memutus mata rantai kemiskinan, tetapi perlu didukung dengan pengelolaan anggaran yang bersih dan efisien.”
Debat ini berhasil menyoroti pentingnya pendidikan sebagai kunci pengentasan kemiskinan di Banten, serta mengundang diskusi mengenai strategi dan kebijakan yang efektif untuk mewujudkan hal tersebut. (***)