banten-raya

Dinkes Kabupaten Tangerang Bentuk Tim Gerakan Ibu dan Bayi, Turunkan Angka Kematian

Rabu, 2 Oktober 2024 | 10:55 WIB
Pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir.

Tangerang, bidiktangsel.com – Dalam upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pertemuan Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Vega, Kecamatan Kelapa Dua, pada Selasa (01/10/2024).

Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Tangerang Nomor 441/Kep.246-Huk/2022, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir.

Baca Juga: Pj Bupati Tangerang Andi Ony Resmi Buka Ujian Kompetensi PNS

Penguatan Komitmen untuk Menurunkan Angka Kematian

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Achmad Kasori, dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

"Setiap tim kerja diharapkan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal, sehingga kita bisa melihat penurunan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Langkah Strategis Tim Penyelamatan Ibu dan Bayi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, MARS, memaparkan sejumlah langkah yang diambil oleh Tim Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir.

Baca Juga: SPKLU Samanea Mall Diresmikan Pj Bupati Tangerang

Salah satunya adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pelatihan, simulasi, serta pendampingan kepada rumah sakit swasta.

"Kami juga memperkuat sistem rujukan dan akuntabilitas pelayanan dengan memetakan fasilitas kesehatan dan memperbaiki sistem rujukan kegawatdaruratan," jelasnya.

Selain itu, Muchlis menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat, terutama ibu hamil, agar rutin melakukan pengecekan kesehatan.

 

Halaman:

Terkini