banten-raya

Kota Tangerang Bergerak Tingkatkan Literasi Keuangan, Guru dan ASN Jadi Garda Depan

Senin, 19 Agustus 2024 | 22:39 WIB
pelatihan Training of Trainer (ToT) Literasi Keuangan.

Kota Tangerang, bidiktangsel.com Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera secara finansial, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan literasi keuangan.

Salah satu langkah konkritnya adalah melalui pelatihan Training of Trainer (ToT) Literasi Keuangan yang diikuti oleh para guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Acara yang digelar di Ruang Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (19/08), ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan yang cukup tentang pengelolaan keuangan yang baik.

Baca Juga: Yaga Yingde Group Berikan Dukungan Pendidikan Lewat Beasiswa bagi Siswa Tidak Mampu

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

"Literasi keuangan bukan hanya sekadar pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu. Dengan memahami konsep dasar keuangan, kita dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak dan menghindari jebakan utang yang menjerat," ujar Dr. Nurdin.

Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai keuangan yang baik kepada generasi muda.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menjadi role model dan memberikan edukasi yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan kepada siswa-siswinya.

Baca Juga: Kecamatan Ciputat Gelar Pawai Budaya Meriah untuk Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke 79

"Dengan bekal pengetahuan yang memadai, guru dapat mengajarkan siswa tentang cara menabung, berinvestasi, dan mengelola uang saku dengan bijak," tambah Dr. Nurdin.

Selain memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan yang baik, pelatihan ini juga menyoroti maraknya penawaran pinjaman online (pinjol) ilegal dan bahaya judi online.

Dr. Nurdin mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak tergiur oleh iming-iming keuntungan cepat.

"Sebelum memutuskan untuk meminjam uang melalui aplikasi pinjol, pastikan kita telah memeriksa legalitas perusahaan tersebut. Jangan mudah tergiur oleh bunga rendah dan proses yang cepat, karena di balik itu semua bisa saja terdapat risiko yang merugikan," tegasnya.

 

Halaman:

Tags

Terkini