banten-raya

Pemkab Tangerang Serukan Pelestarian Alam dalam Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2024

Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:44 WIB
Aktif dalam melestarikan dan melindungi lingkungan alam sebagai tempat tinggal manusia.

Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan dan melindungi lingkungan alam sebagai tempat tinggal manusia.

Ajakan ini disampaikan seiring dengan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2024.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Syaifullah, menjelaskan bahwa 10 Agustus ditetapkan sebagai Hari Konservasi Alam Nasional oleh Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2009.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Rayakan Peringatan Hari Pramuka ke 63 dengan Penegasan Peran Pramuka dalam Pendidikan Karakter

"Pemkab Tangerang terus mendorong seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Konservasi alam adalah bagian integral dari pembangunan nasional yang berkelanjutan," ungkapnya dalam wawancara pada Sabtu (10/08/2024).

Syaifullah menekankan bahwa peringatan Hari Konservasi Alam Nasional merupakan momentum penting untuk memasyarakatkan konservasi alam sebagai bagian dari sikap hidup dan budaya bangsa.

Ia mendorong kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan hidup, termasuk program SEHATI (Sekolah Keanekaragaman Hayati), yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Atlet Tenis Meja Disdik Tangerang Cetak Sejarah di POR Antarpegawai

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi, menambahkan bahwa tema Hari Konservasi Alam Nasional tahun ini adalah "Youth for Sustainable Nature" atau "Anak Muda untuk Alam yang Berkelanjutan."

Sebagai bagian dari perayaan, Eco Enzyme diberikan di Danau Serdang Wetan, Kecamatan Legok, untuk memperbaiki kualitas air.

"Eco Enzyme, hasil fermentasi limbah organik seperti ampas buah dan sayuran, gula, dan air, berfungsi untuk meningkatkan kualitas air dengan membantu mikroba dalam proses degradasi. Selain itu, Eco Enzyme juga menghilangkan bau tidak sedap dan memperbaiki ekosistem air yang tercemar," jelas Fachrul Rozi.

Baca Juga: Satpol PP Kota Tangerang Gelar Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini Menjelang Pilkada 2024

Fachrul Rozi menjelaskan bahwa sampel air dari Danau Serdang Wetan akan diuji sebelum dan sesudah aplikasi Eco Enzyme untuk membandingkan perubahan kualitas air.

"Melalui kegiatan SEHATI Berbagi Eco Enzyme dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional 2024, kami berharap semua peserta dapat mengembangkan sikap peduli dan cinta lingkungan. Ini merupakan bagian dari budaya hidup yang berkelanjutan untuk mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini