Kota Serang, bidiktangsel.com - Provinsi Banten kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat keempat nasional dalam Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024.
Prestasi ini diraih berkat peningkatan signifikan pada domain kesehatan dan kesejahteraan pemuda, yang menjadi fokus utama pembangunan pemuda di Banten.
Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, menerima penghargaan langsung dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, pada acara peluncuran IPP 2024 di Yogyakarta.
Baca Juga: Kabupaten Serang Gencarkan Pemberian Tablet Tambah Darah untuk Cegah Anemia pada Remaja Putri
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mewujudkan kesejahteraan dan masa depan cerah bagi generasi muda.
IPP adalah tolok ukur yang digunakan untuk mengukur sejauh mana pembangunan pemuda di Indonesia berjalan.
Indeks ini mencakup berbagai aspek kehidupan pemuda, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga partisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi.
Dengan adanya IPP, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas hidup pemuda.
Baca Juga: Rahmat Sorialam Dukung Andra Soni-Dimyati Natakusumah Menuju Banten Maju di Pilgub 2024
Pemuda yang sehat dan sejahtera adalah aset berharga bagi bangsa. Dengan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pemuda, Banten tidak hanya meningkatkan kualitas hidup generasi muda, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
IPP mencakup lima bidang utama:
- Pendidikan: Rata-rata lama sekolah, Angka Partisipasi Kasar (APK) sekolah menengah, dan APK perguruan tinggi.
- Kesehatan dan Kesejahteraan: Angka kesakitan pemuda, persentase korban kejahatan, persentase pemuda yang merokok, dan persentase remaja perempuan yang sedang hamil.
- Lapangan dan Kesempatan Kerja: Persentase pemuda wirausaha kerah putih dan tingkat pengangguran terbuka.
- Partisipasi dan Kepemimpinan: Persentase pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, aktif dalam organisasi, serta memberikan saran atau pendapat dalam rapat.
- Gender dan Diskriminasi: Angka perkawinan usia anak, persentase pemuda perempuan berusia 16-24 tahun yang menempuh pendidikan tingkat SMA ke atas, dan persentase pemuda perempuan yang bekerja di sektor formal.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Tangerang Gelar Operasi Penertiban Angkutan Barang dan Orang di Cisauk
Dengan penghargaan ini, Provinsi Banten diharapkan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepemudaan, serta berkontribusi dalam kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia. (***)