Rakerkesda ini juga menjadi wadah untuk menentukan arah kebijakan dan implementasi program kesehatan di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.
Hal ini sejalan dengan pilar transformasi kesehatan yang ingin dicapai.
"Didalam kegiatan ini terdapat diskusi panel, interaktif, dan inspirasi dari seseorang yang berkiprah dibidang kesehatan, dan bagaimana kita melakukan satu rencana tindak lanjut beberapa program agar capaian 2024 ini bisa terlaksana dengan baik," kata Ati.
Lebih lanjut, Ati menjelaskan bahwa Rakerkesda ini juga menjadi sarana untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam bidang kesehatan di Provinsi Banten.
Baca Juga: Pemkab Serang Siap Hadapi Idul Adha: Upaya Pengendalian Harga Pangan dan Inflasi
"Dan yang tak kalah juga penting, bagaimana mencari solusi dan permasalahan yang selanjutnya akan dilakukan rencana tindak lanjut," pungkasnya.
Sebagai bagian dari Rakerkesda 2024, dilakukan pula kick off integrasi layanan primer dan kick off pelaksanaan penanganan stunting di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten secara serentak.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Banten dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengatasi masalah stunting di wilayahnya.
Rakerkesda Provinsi Banten tahun 2024 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Dengan menyatukan pemahaman, menentukan arah kebijakan, dan mencari solusi bersama, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Banten dapat terus meningkat dan membawa manfaat bagi masyarakat. (***)