Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Memasuki musim penghujan, kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti banjir dan pohon tumbang harus ditingkatkan.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyediakan aplikasi Pos Duga Tinggi Muka Air (TMA) untuk membantu masyarakat memantau kondisi air secara real time.
Aplikasi ini diluncurkan sejak tahun 2022 dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum melalui situs DPUPR Kota Tangerang di laman dpupr.tangerangkota.go.id.
Kepala DPUPR Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa sistem Pos Duga TMA terdiri dari 14 titik sensor yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangerang.
Sensor ini secara otomatis dan akurat mendeteksi ketinggian muka air dan mengirimkannya ke aplikasi.
Masyarakat dapat melihat data ketinggian muka air secara real-time, prakiraan cuaca, dan informasi terkait lainnya dalam aplikasi.
Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan CCTV 24 jam di setiap titik sensor untuk memantau kondisi secara visual.
Data dari Pos Duga TMA dibagikan secara cepat dan tepat melalui WhatsApp blast kepada seluruh OPD terkait dan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi sensor.
Baca Juga: Mokopi Puri: Nikmati Secangkir Kopi dengan Pemandangan Danau Menawan di Kota Tangerang
Hal ini memungkinkan penanganan banjir yang lebih efektif dan efisien.
Ruta mengimbau masyarakat Kota Tangerang, khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk memanfaatkan aplikasi Pos Duga TMA.
"Dengan aplikasi ini, kita bisa saling pantau dan informasikan secepat mungkin, sehingga risiko bencana dapat diminimalisir," ujar Ruta.
Daftar 14 Titik Pos Duga TMA di Kota Tangerang: Pintu Air Sarakan, Pondok Arum, Bulakan, Kali Ledug, Jembatan Alamanda, Mutiara Pluit, Taman Cibodas, Embung Nusajaya, Jembatan Galeong, Jembatan Polor, Komplek DDN, Duren Villa, Puri Kartika dan Cipulir Estate.