Lebak, bidiktangsel.com - Penjabat Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lebak mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara daring pada Senin (12/2).
Rakor yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah potensi inflasi yang meningkat akibat Pemilu serentak dan cuaca buruk.
Tito Karnavian menyampaikan bahwa inflasi nasional pada Januari 2024 mencapai 2,57%, didorong oleh kenaikan harga bahan pangan seperti beras, cabai, daging ayam ras, dan gula pasir.
Baca Juga: BPN Kota Depok Luncurkan Layanan Sertifikat Tanah di Akhir Pekan, PELATARAN
"Pemerintah daerah perlu melakukan pengecekan ke pasar untuk mengetahui cadangan pangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya penanganan inflasi di daerah," tegas Tito.
Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Iwan Kurniawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendukung upaya pengendalian inflasi.
"Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus memantau dan menjaga stabilitas harga bahan pangan, terutama menjelang Pemilu dan Bulan Ramadhan," ujar Iwan.
Beberapa langkah yang akan dilakukan Pemkab Lebak antara lain: Melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga bahan pokok, Mengembangkan program ketahanan pangan untuk meningkatkan produksi dan cadangan pangan dan Memperkuat koordinasi dengan TPID dalam merumuskan kebijakan dan program pengendalian inflasi.
Baca Juga: Junaidi Rusli Siap Gebrakan: Membangun PWI Banten Menuju Masa Depan yang Lebih Cerah!
Iwan juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang dapat memperparah inflasi.
"Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas harga pangan dengan membeli kebutuhan pokok secukupnya dan memanfaatkan program-program pemerintah yang tersedia," ajak Iwan.