banten-raya

Dari Mana Asal Kapal Interceptor Sampah Neon Moon II

Selasa, 28 November 2023 | 17:35 WIB
Pemkab Tangerang Terima Hibah Kapal Penyedot Sampah.

Tangerang, bidiktangsel.com - Kapal Interceptor Sampah Neon Moon II adalah kapal pembersih sampah yang dirancang oleh organisasi lingkungan non-profit The Ocean Cleanup. Kapal ini dirancang untuk membersihkan sampah di sungai dan laut.

Neon Moon II adalah salah satu dari 10 kapal Interceptor yang telah dibangun oleh The Ocean Cleanup. Kapal-kapal ini ditempatkan di berbagai sungai dan laut di seluruh dunia.

The Ocean Cleanup didirikan pada tahun 2013 oleh Boyan Slat, seorang pemuda Belanda. Slat terinspirasi untuk mendirikan organisasi ini setelah melihat foto-foto sampah plastik yang mengapung di Samudera Pasifik.

Baca Juga: Kapal Interceptor Sampah Neon Moon II: Harapan Baru untuk Sungai Cisadane

Slat percaya bahwa teknologi dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencemaran plastik. The Ocean Cleanup mengembangkan berbagai teknologi untuk membersihkan sampah plastik dari laut, termasuk kapal Interceptor.

Neon Moon II dibangun di Belanda oleh perusahaan Damen Shipyards Group. Kapal ini memiliki panjang 20 meter dan lebar 7 meter. Kapal ini dilengkapi dengan dua lengan yang dapat menjangkau sampah di permukaan sungai. Sampah yang terkumpul kemudian akan dibawa ke kapal dan dipilah untuk didaur ulang.

Kapal Neon Moon II didanai oleh Coldplay, sebuah grup musik rock asal Inggris. Coldplay telah menjadi pendukung The Ocean Cleanup sejak tahun 2018.

Baca Juga: Sekda Kabupaten Tangerang Tinjau Kapal Pembersih Sampah di Sungai Cisadane

Kapal Neon Moon II diluncurkan di Sungai Cisadane, Indonesia, pada bulan November 2023. Kapal ini dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Januari 2024.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menerima bantuan kapal Neon Moon II dari The Ocean Cleanup dan Coldplay. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan bertanggung jawab untuk mengoperasikan kapal ini.

Kapal Neon Moon II diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang terbuang ke Sungai Cisadane. Dengan demikian, kualitas air sungai dapat dijaga dan ekosistem sungai dapat terlindungi. (***)

Tags

Terkini