banten-raya

Tari Cokek Si Pat Mo, Warisan Budaya Cina Benteng yang Melambangkan Kesucian

Rabu, 25 Oktober 2023 | 14:11 WIB
Salah satu warisan budaya Cina Benteng yang masih bertahan hingga saat ini.

Tangerang, bidiktangsel.com - Kota Tangerang dikenal sebagai kota yang memiliki masyarakat yang heterogen.

Salah satu etnis yang paling terkenal di wilayah Tangerang adalah etnis Tionghoa atau lebih dikenal Cina Benteng.

Salah satu warisan budaya Cina Benteng yang masih bertahan hingga saat ini adalah Tari Cokek Si Pat Mo.

Tari ini merupakan tarian khas Tangerang yang merupakan hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi.

Baca Juga: Flyover Cibodas Ditutup Total untuk Rehabilitasi

Ketua Sanggar Tari Lentera, Henny Lim, bercerita bahwa Tari Cokek Si Pat Mo pada masa sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Cina Benteng di Tangerang memiliki ritus sebelum pernikahan, peribadatan, atau pesta panen raya, yakni dengan menampilkan tarian ini oleh sekelompok gadis belia.

"Tari Cokek Si Pat Mo melambangkan kesucian seorang gadis," ujar Henny.

Tari Cokek Si Pat Mo dibawakan dengan alunan musik gambang kromong. Para penarinya mengenakan kostum berwarna kuning dan celana ungu lengkap dengan selendang merah.

Setiap gerakan dalam Tari Cokek Si Pat Mo memiliki makna tersendiri. Henny menjelaskan bahwa makna dari tarian ini adalah menjaga kesucian panca indera dan empat lubang tubuh lainnya.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Deklarasikan Koalisi Indonesia Maju

"Setiap gerakannya adalah aksi melambangkan untuk menjaga lubang hati, menjaga pikiran, menjaga telinga, menjaga pandangan, menjaga hidung, menjaga mulut, menjaga kemaluan, menjaga dubur, dan menjaga segala perbuatan keji oleh tangan," tegas Henny.

Oleh sebab itu, setiap gerakan Tari Cokek Si Pat Mo lemah lembut dan penuh kesantunan.

"Tari Cokek Si Pat Mo gerakannya lembut, tetapi kalau kita membawakan dengan hati, gerakan kita akan berbeda. Tarian ini sangat indah, terhormat, serta membanggakan masyarakat Cina Benteng," tambah Henny.

Henny berharap bahwa Tari Cokek Si Pat Mo dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Tarian ini merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga kelestariannya. (***)

Tags

Terkini