• Kamis, 21 September 2023

Pemprov Banten Fasilitasi Digitalisasi UMKM, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

- Jumat, 2 Juni 2023 | 10:15 WIB
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti



Kota Serang, bidiktangsel.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memfasilitasi digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Meningkatnya aktivitas UMKM, turut dorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten.

"Kita arahkan UMKM untuk bertransformasi pemasaran secara digital. Melalui digitalisasi akan memperluas area pemasaran," kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti usai menghadiri Pembukaan  Kegiatan Expo dan Forum 2023 Indonesia Maju di Parkir Selatan Plasa Senayan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta,  Kamis, (1/6/2023).

Virgo, panggilan akrab Virgojanti memaparkan pada tahun 2022 Provinsi Banten mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,03%.

Baca Juga: Pemprov Banten Targetkan Angka Stunting Di Bawah 14%

Sedangkan pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2023 year on year tahun 2023 sebesar 4,68%.

Saat ini, tutur Virgo, sektor unggulan penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi adalah industri pengolahan.

Namun demikian, pihaknya berharap, aktivitas UMKM bisa memberikan kontribusi lebih besar lagi kepada pertumbuhan ekonomi.

Karena potensi UMKM di Provinsi Banten memiliki potensi yang besar.

"Investasi yang masuk ke Provinsi Banten sebesar 80,22 triliun lebih pada tahun 2022 sebesar  20 triliun itu disumbang dari aktivitas UMKM," tandasnya.

Untuk menggenjot aktivitas UMKM, saat ini, Pemprov Banten melalui Dinas terkait memberikan pelatihan-pelatihan.

Baca Juga: Gelar Bazar Murah Ramadhan, Pemprov Banten Tingkatkan Daya Beli Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Selain itu, ditindaklanjuti dengan proses kurasi oleh Bank Indonesia.

Kurasi produk adalah proses menilai dan mengelola produk sesuai dengan standar tertentu.

Dalam mengelola produk UMKM agar memiliki nilai, dibutuhkan sebuah standar yang sama antara satu dengan yang lain.

Saat ini, lanjut Virgo, terdapat sekitar 500 produk UMKM yang sudah melalui proses kurasi. Dan hasilnya, sekitar 76 produk UMKM Banten sudah memenuhi standar ekspor.

Pada kesempatan Harvesting Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) beberapa waktu lalu, dilakukan pelepasan ekspor perdana Talas Beneng ke beberapa negara.

Selain itu, ada produk UMKM unggulan ekspor lainnya, yaitu Jahe, Gula Aren. Produk tersebut sangat laku di Korea. Gula Aren yang terkenal adalah Gula Hariang.

Baca Juga: Pemprov Banten Akan Terus Melakukan Pemantauan Harga Bahan Komoditi Pangan Setiap Harinya

Virgo optimis, kehadiran pemerintah untuk memberdayakan UMKM, akan menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Digitalisasi merupakan upaya untuk memperluas pasar UMKM," katanya.

Kegiatan Expo dan Forum 2023 Indonesia Maju merupakan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang digagas Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. 

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 1 s.d 4 Juni 2023. Selama kegiatan akan berlangsung Pameran Produk UMKM dan Talkshow, Fashion Culture, Festival Sambal Nusantara, Procurement Network, Lomba Tari Daerah dan Pelayanan Masyarakat berupa pembuatan KTP, NPWP dan Vaksin Covid-19. (***)

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandeglang Turunkan Tim Verifikasi Kekeringan

Rabu, 20 September 2023 | 08:20 WIB

KIM Kota Tangerang Dibekali Pengetahuan tentang Stunting

Senin, 18 September 2023 | 12:37 WIB
X