Tangerang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Kecamatan Balaraja pada Selasa (4/3/2025).
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir langsung untuk memastikan pelaksanaan GPM berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya di bulan Ramadan.
Baca Juga: Pemerintah Siap Jalankan 21 Proyek Strategis Hilirisasi Senilai USD40 Miliar
"Saya datang ke Kecamatan Balaraja untuk meninjau langsung pelaksanaan bazar sembako murah ini. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari program ini, terutama dalam menghadapi lonjakan harga di bulan Ramadan," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pada kegiatan ini, sebanyak 5.900 paket sembako murah disiapkan untuk warga Kecamatan Balaraja. Setiap desa memperoleh sekitar 655 paket yang berisi 1 kg terigu, 1 kg beras, 1 kg gula, dan 1 liter minyak goreng.
Paket yang seharusnya seharga Rp65.000 ini dijual hanya dengan Rp35.000, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa GPM telah digelar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang dan akan terus diperluas ke 29 kecamatan lainnya.
Baca Juga: Kabupaten Lebak Harus Ambil Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan
"Kami telah menyelenggarakan program ini di beberapa kecamatan, dan hari ini giliran Balaraja. Ke depan, kami berupaya agar seluruh wilayah Kabupaten Tangerang bisa mendapatkan manfaat dari program ini," tambahnya.
Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk mengatur jadwal distribusi selanjutnya, agar semua masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh paket sembako murah.
Selain itu, evaluasi akan dilakukan guna memastikan efektivitas program ini.
Baca Juga: Dorong Peran Koperasi dan Industri Susu Lokal, Pemerintah Siapkan Langkah Strategis
"Kami akan mengevaluasi dan mempertimbangkan kembali pelaksanaan program ini, terutama menjelang Idul Fitri. Jika anggaran memungkinkan, tidak menutup kemungkinan program ini bisa digelar secara rutin setiap bulan," jelas Maesyal Rasyid.
Artikel Terkait
Peningkatan Infrastruktur dan Kualitas Permukiman, Pemkot Tangsel Fokus Tangani Kemacetan dan Banjir
Program Sekolah Gratis di Banten, Peningkatan SDM Jadi Prioritas
Begini Kondisi Bendungan Katulampa di Puncak Bogor Usai Diguyur Hujan Intensitas Tinggi
Kronologi Warga Cisarua yang Terseret Arus Banjir di Puncak Bogor
Gubernur Andra Soni Ajak ASN Pemprov Banten Wujudkan Visi Banten Maju, Adil, Merata, dan Bebas Korupsi