TPID Banten Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan 2025

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 17 Februari 2025 | 17:40 WIB
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual

Kota Serang, bidiktangsel.com - Menjelang Ramadan dan Hari Raya Lebaran 2025, Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi serta kabupaten/kota untuk mengambil langkah strategis dalam mengendalikan lonjakan harga pangan.

Langkah tersebut mencakup inspeksi harga di pasar, memastikan ketersediaan barang, serta menggelar operasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Pekan Terakhir Menjabat, Pj Gubernur Banten A Damenta Pesan Sukseskan Program Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Instruksi tersebut disampaikan A Damenta setelah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, pada Senin (17/2/2025).

A Damenta menegaskan bahwa TPID harus aktif dalam mengawasi harga komoditas pangan yang berpotensi mengalami kenaikan menjelang Ramadan.

"Saya berpesan kepada TPID untuk melakukan sidak pasar dan operasi pasar, karena saat ini harga kebutuhan pokok mulai berfluktuasi. Ini perlu diwaspadai agar tidak memberatkan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Dikunjungi DPR RI, Pilar: Pemkot Tangsel Siap Kawal Program MBG dengan Optimal

Ia juga menyoroti data inflasi Provinsi Banten yang mengalami penurunan pada Januari 2025, sebagian besar akibat adanya kebijakan diskon listrik dari pemerintah.

Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi ini bersifat sementara dan inflasi diperkirakan kembali meningkat pada Maret-April seiring dengan meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Kita patut bersyukur, tapi tetap harus waspada. Penurunan ini karena ada diskon listrik hingga Februari. Kita harus siap mengantisipasi lonjakan harga yang mungkin terjadi pada bulan-bulan berikutnya," tambahnya.

Baca Juga: Dulu Langganan Banjir, Kini SDN Pamulang Barat Jadi Sekolah Impian yang Megah

Berdasarkan data yang dihimpun, pada Januari 2025 inflasi year on year (y-on-y) di Banten tercatat sebesar 0,85 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,49.

A Damenta menilai pengendalian inflasi harus dilakukan lebih luas, terutama untuk komoditas seperti bawang dan cabai yang sering mengalami kenaikan harga signifikan.

"Sektor pangan lainnya juga perlu diperhatikan, terutama komoditas yang sering menjadi pemicu inflasi," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X