Kota Tangerang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang resmi mengoperasikan fasilitas Refused Derived Fuel (RDF) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Senin (9/12).
Fasilitas ini menjadi langkah konkret dalam mengelola sampah secara lebih efektif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis.
Teknologi RDF memungkinkan pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif melalui proses homogenisasi.
Baca Juga: Mesin RDF Resmi Beroperasi di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang
Hasilnya berupa briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk berbagai keperluan industri.
Upaya ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan potensi ekonomi baru.
Inovasi Transformasi Pengelolaan Sampah
Penjabat Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si, menegaskan bahwa fasilitas RDF merupakan bagian dari strategi modernisasi pengelolaan sampah di Kota Tangerang.
"Transformasi ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah sebagai sumber daya bernilai ekonomi. RDF adalah salah satu solusi strategis dalam pengelolaan hilir, sambil menunggu pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah selesai," ujar Nurdin saat peluncuran fasilitas RDF dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Solusi Bangun Indonesia.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Dinilai Abaikan Implementasi Keppres 18 Tahun 2022, KADIN Soroti Minimnya Sinergi
Fasilitas RDF di TPA Rawa Kucing memiliki dua lini produksi dengan kapasitas pengolahan 48 hingga 62 ton sampah per hari, menghasilkan 7,2 hingga 9,6 ton RDF setiap harinya.
Briket yang dihasilkan akan dipasarkan, salah satunya kepada PT Solusi Bangun Indonesia sebagai mitra kerja sama.
Dengan semakin terbatasnya kapasitas TPA Rawa Kucing, keberadaan fasilitas RDF diharapkan dapat mengurangi beban tempat pemrosesan tersebut.
“Kami ingin memastikan sampah yang masuk ke TPA adalah residu yang sudah diolah di TPS Terpadu wilayah setempat. Teknologi RDF ini juga akan terus dikembangkan di berbagai wilayah lain,” tambah Nurdin.
Artikel Terkait
Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Tangsel, Wakil Wali Kota Tegaskan Komitmen Pemkot
Pemkot Tangsel Berkomitmen Wujudkan Kota Inklusif untuk Semua Kalangan
Pemkab Mimika Studi Tiru Keprotokolan dan Keterbukaan Informasi ke Pemkot Tangsel
Buka Dekranasda Tangsel Art and Festival 2024, Pilar: Dukung Kemajuan UMKM Lokal dan Ekraf
Fokus Pengendalian DBD: Pemkot Tangsel Tingkatkan Kolaborasi untuk Lingkungan Bebas Jentik