Pandeglang, bidiktangsel.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pandeglang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kader-kader yang tangguh dan berintegritas melalui kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Dirosah Ula yang digelar di Pondok Pesantren Darul Muqimin, Kecamatan Banjar, pada Jumat (30/08).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya penting GP Ansor dalam menjaga kondusifitas daerah dan memperkuat kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua GP Ansor Pandeglang, H. Sahal Mahfud, menegaskan bahwa PKD adalah ajang kaderisasi dasar yang wajib diikuti oleh mereka yang ingin bergabung menjadi bagian dari GP Ansor. Menurutnya, GP Ansor bukan sekadar organisasi yang mengumpulkan anggota tanpa seleksi ketat.
"Di Gerakan Pemuda Ansor, kami tidak hanya mengumpulkan KTP, tetapi anggota harus mengikuti pendidikan yang ketat agar menjadi kader yang mumpuni," ujar Sahal.
Lebih lanjut, Sahal menjelaskan bahwa PKD bukan hanya tentang pelatihan, tetapi juga sebagai wadah untuk mencetak kader yang berkomitmen tinggi dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI.
"Insyaallah, semua Kader Gerakan Pemuda Ansor memiliki komitmen tinggi dalam menjaga NKRI," tambahnya.
Sahal juga menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh materi yang diberikan dalam PKD.
"Tanggung jawab yang akan diemban oleh kader Ansor ke depan tidaklah mudah. Oleh karena itu, kader Ansor harus mempersiapkan diri dengan menguatkan kapasitas dan kemampuan yang mumpuni," tegasnya.
Kegiatan PKD ini diikuti oleh 200 peserta dan berlangsung selama dua hari. Meskipun jumlah peserta tidak terlalu banyak, Sahal menegaskan bahwa yang paling penting adalah kualitas dari para kader yang dihasilkan.
"Kuantitas peserta memang tidak banyak, namun kualitas yang diutamakan," jelasnya.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita, turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada GP Ansor Kabupaten Pandeglang atas kontribusi nyatanya dalam mendukung program-program pemerintah daerah. Irna menyebutkan bahwa GP Ansor selalu hadir dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, termasuk dalam situasi darurat seperti bencana alam.
Artikel Terkait
KPU Tangsel Terima Dua Pasangan Calon dalam Pendaftaran Pilkada 2024
Kapolres Tangerang Selatan AKBP V. Inkiriwang Ungkap Strategi Penanggulangan Tawuran dan Peredaran Obat Terlarang
Kasus Tawuran Remaja di Tangsel yang Berujung Tragis
Kapolres Tangsel AKBP V. Inkiriwang: Ungkap Peran ABH dan Rencana Penegakan Hukum Terhadap Tawuran
Kapolres Tangsel Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan di Pondok Cabe Udik