Sampah Teluk Pandeglang: Permasalahan Memalukan yang Membutuhkan Solusi Holistik

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 24 April 2024 | 21:27 WIB
Komitmen yang jelas dari Pemkab Pandeglang sejalan dengan Provinsi Banten.
Komitmen yang jelas dari Pemkab Pandeglang sejalan dengan Provinsi Banten.

Pandeglang, Banten - Sampah di Teluk Pandeglang menjadi sorotan tajam dalam rapat koordinasi yang diadakan pada Rabu (24/4/2024).

Permasalahan ini dianggap memalukan dan membutuhkan penanganan dari hulu hingga hilir.

Ketua DPRD Pandeglang, TB Udi Juhdi, menekankan pentingnya dukungan semua pihak untuk mengatasi masalah sampah ini.

Ia mengusulkan beberapa solusi, seperti: Menyediakan bak sampah di setiap RW dan pengangkutannya oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLH).

Baca Juga: Sikapi Sampah Teluk Pandeglang: Pemkab dan Pemprov Banten Bersinergi Cari Solusi

"Masalah sampah ini bukan saja prilaku warga teluk, bahkan warga lewatpun bisa buang sampah ke sungai, saya butuh dukungan semua pihak kita lalukan penangan dulu saja untuk desa teluk diantanya menyiapkan bak sampah tiap RW nanti diangkut ke bak sampah yang disiapkan DLH," katanya.

Meminta Pemprov Banten menjadikan penanganan sampah Teluk sebagai prioritas dan membangun tanggul di spadan pantai.

"Kami mohon penangan sampah desa teluk ini jadi prioritas setidaknya dibuatkan tanggul di spadan pantai desa teluk, kami juga di DPRD pandeglang akan berkomunikasi dengan DPRD Provinsi Banten," ujarnya.

Dan melakukan komunikasi dengan DPRD Provinsi Banten untuk mencari solusi bersama.

Ruli Riatno, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran pada DLHK Provinsi Banten, menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya Pemkab Pandeglang. Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan sinergi antar pihak.

Baca Juga: Geopark Bayah Dome Siap Diperiksa! Rapat Koordinasi Matangkan Persiapan Penilaian Nasional

"Modal utamanya adalah komitmen, ibu bupati sangat berkomitmen sejalan dengan pak Pj Gubernur, sapras untuk pengerukan kami akan mensuport namun untuk pembuatan tanggul atau pemecah ombak ada di PUPR," ungkapnya.

Fungsional perencana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Arief Kautsar, menambahkan bahwa kolaborasi dan kerja sama menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan ini.

Ia menyarankan untuk melakukan kajian yang lebih mendalam dan mempertimbangkan berbagai sektor terkait seperti kelautan, lingkungan hidup, dan PUPR.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: @pemkab.pandeglang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X